Aku Ingin Senyummu Saja

Setiap saat

Tidak dapat diprediksi

Aku tak akan mengira

Kaupun juga tak dapat meramalkan

Emosi datang begitu saja

Kata yang tak pantas terlontar begitu saja

Raut wajah tak sanggup memandang dengan damai

Hatimu berselimut api

Hatiku berselimut api

Setan di sekeliling kita menertawakan dengan lantang

Para malaikat sibuk menulis dosa-dosa kita

Seumur hidupkan kita lakaukan ini?

Di tempat yang samakah ini terjadi?

Hanya masalah itu-itu sajakah?

Dan jawaban yang pahit tanpa solusikah terus kita bicarakan?

Kalau begini saja

Kapan hari ini dingin

Apalagi yang ditunggu untuk melakukan perubahan

Perlukah semua dilakukan setelah kita saling kehilangan

Hingga tiap malam penyesalan yang kedua kali kita alami lagi

Saat kau tanya apa mauku

Hanya satu yang keluar dari bibirku

Setiap pagi dan sebelum beranjak tidur

Aku hanya ingin melihat senyummu saja

Harta darimu bukan yang inginkan

Jika aku bisa meminta lagi

Kapan kita berikan eva teman bermain?

One thought on “Aku Ingin Senyummu Saja

  1. SYAIR ANYIR

    kecamuk rasa larut

    dalam aliran darah

    di raga ini

    getarkan hati

    debarkan jantung

    dan merahkan mata

    terlalu banyak yang perlu kutanya

    namun semua terlanjur menjelma

    jadi batu

    wahai….

    biar engkau percaya

    mestikah duka selalu kupapar

    lewat nganga luka ?

    tak cukupkan engkau pahami

    lewat anyir syair ini ?

    Assalamu’alaikum wr, wbr: salam ta’aruf ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s