Termiliki Seorang Saja

798393_137504fx9vp2kqh0Saat kakiku menolak hangatnya selimut pagi

Kubaca lagi goresan tinta hatiku yang kau kembalikan

Belum sempat kuselesaikan semuanya

Ada keraguan hati yang lain memintaku untuk berhenti

Bukan pelukan masa silam yang kucari

Tapi kenyakinan adanya semangat hidup yang kuinginkan

Cukup membingungkan antara kenyakinan dengan kenyataan

Hingga aku menyadari bahwa itu memang pernah terjadi

Kusambut cahaya pagi dengan senyuman

Kudapati kau baik-baik saja

Hingga kepastian itu datang

Memihak aku atau kamu bahkan bukan kita berdua

Aku mempercayai hati penuh ketulusan

Aku menyakini hati hanya termiliki seorang saja

Tapi banyak hati mempertanyakan…

Kemanakah sebenarnya pelabuhan hatiku yang terakhir?!

One thought on “Termiliki Seorang Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s