Bersilat Lidah

Pertemuan di dunia maya

Menjadi ada di dunia nyata

Hati kita saling terikat

Walaupun hanya sejenak

Kau bilang

Kau jadikan dirimu orang terakhir di hatiku

Tapi semua sirna

Saat aku menemukan pendamping hidupmu

Kau bersilat lidah atas kenyataan ini

Walaupun kau sadar waktu yang berbicara

Kau simpan sendiri bangkai tikus di rumahmu

Sampai kapan kau biarkan orang yang kau sayangi menciumnya?!

Apapun jiwamu aku memaafkanmu

Apapun ragamu berdusta aku menerima fitnahmu

Apapun Tuhan berkehendak

Aku yakin itu yang terbaik dan semua ada karmanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s