Mengancam Kesetiaanku

Hambar makin terasa

Kesunyian hati tak mau pergi

Walau tak ada waktu berhenti sejenak

Istiharatpun semakin membuat mati suri

Hidup diantara belenggu nafsu dan kesetiaan

Dulu seperti surganya dunia

Kini mencoba untuk lebih baik

Tapi keadaan dan waktu masih setia seperti itu

Aku terikat oleh kekuasaan yang membingungkan

Hidup dengan ketidakpastian dan keresahan hati

Kakiku tak mampu lagi mengejar keadilan hidup

Karena kini aku kehilangan seseorang yang mau menerima kepasrahanku

Semua yang terlontar oleh jarimu membuatku punya harapan besar

Semua yang terlontar oleh jasadmu mengancam kesetiaanku

Aku masih bertahan oleh keyakinanku

Semoga Tuhan masih mengijinkan ketulusan hati ini kumiliki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s