Aku Ingin Sembuh

Senja ini aku tak dapat menuliskan seribu puisi untukmu
Jariku dibekukan oleh pesanmu yang kau lontarkan ditelingaku
Ragaku tak sanggup lagi menahan waktu yang terbuang
Disia-siakan oleh banci keparat dengan senyum manisnya

Semalam kau mendekapku dari belakang
Begitu lembut terasa hingga ku terlelap
Aku tak rela rasa ini ternoda oleh mereka
Bagaimanapun akan ku jaga dengan doa dan ketulusan

Hari ini dan seterusnya serta sampai kapanpun
Akan ku hiasi dengan coretan hanya untukmu
Ini yang terakhir aku mengumpat “pengecut” itu
Karena aku ingin hatiku sembuh dari sakitnya

Hatiku sejenak hambar saat ini
Seketika jariku tak sanggup berkata lagi
Hanya satu hal yang membuatku bertahan
“neng yakin eyang”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s