Kecupanmu Kupanggil

Kau memelukku saat kuterlelap

Kecupanmu kupanggil sebelum kau ada

Yang kulihat hanya lalu lalang orang lain

Kakiku terus berlari sampai kumenemukanmu

Setiap menjelang fajar

Kuberharap kau disini

Tuk menjenguk kerinduanku

Yang tak sanggup lagi aku tangisi

Saat cahaya menatapku tajam

Saat mataku kucilkan keberanianku

Setiap jengkal doa-doaku

Mataku hanya sanggup melihat wajahmu

Senyumanmu sejukkan api amarahku

Tawamu menghapus air mataku

Amarahmu yakinkanku atas kasih sayangmu

Kesabaranmu menghantarkan kerinduanmu padaku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s