Datang Tuk Berdoa “pe apei”

Kaki lemas saat keluar dari rumah

Gigiku berhenti bergesekan seketika

Mataku kabur melihat apapun

Hatiku ikut risau merasakannya

Aku mematung di singgahsananya

Hanya jari jemariku yang bicara

Lidahku kaku kehabisan kata

Hanya doa yang paling berharga

Semalam kau datang dengan amarah

Siang hari kujemput dengan khawatir

Sore kau katakan duka yang terpendam

Sekarang lemas kuberbaring di jalanan

Jika ku boleh datang tuk berdoa

Pasti aku datang dengan seribu pertanyaan

Tapi semua itu hanya resiko

Kita belum sanggup melakukan sekarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s