Bukan Yang Terakhir

Angin kencang menampar pipiku

Udara dingin memeluk erat

Mataku berkejar-kejaran dengan sorot lampu jalan

Tangan dan badanku saling menjaga keseimbangan

Sampai di tujuan hati

Tak kudapati yang kucari

Lebih baik aku yang menunggu

Dengan sambutan senyum manis dan kecupan tangan

Kegilaan kembali terulang

Tanpa tujuan dan persiapan

Nekad mengikuti kata hati

Beharap ini bukan yang terakhir

Ku dekap erat banyangan nyata

Ku gigit kuat rasa yang terpendam

Aku bersembunyi di balik raganya

Rasa nyaman dan hangat sungguh terasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s