Pertemuan Matahari dan Bulan

Dulu…

Q berjalan diantara

Bunga melati bertangkai duri

Menusuri tepi jurang antara

Air dan api

Q jatuh pada pilihan yang rumit

Antara kepercayaan dan keikhlasan

Setiap kuterbuai dengan kelelahan

Q selangkah demi selangakah menaiki anak tangga

Terus terjadi dengan jalan tanpa tepi

Hanya harapan dan hayalan kuatkan niatku

Kini…

Bulan datang tanpa q sadari

Q tertidur tak menghiraukannya

Tapi dia tetap setia menjagaku

Sampai q terbangun dan menyadari kehadirannya

Q menangis atas pertemuan matahari dan bulan

Mereka bertemu jika ditakdirkan

Q tidak menyesali semuanya

Karena rencanaq tidak seagung keputusanNya

Tidak mudah kumendapatkan hatiku

Tidak mudah kumendapatkan air mataku

Tidak mudah kumendapatkan lelahku

Tidak mudah kumendapatkan sakitku

Tapi q yakin mendapatkan keyakinanku atas dirinya!

Badai terberat disaat semua sudah berlalu

Bagaimana pilihan melanjutkan hidup

Dengan yang terbaik dan tersisa

Keikhlasanku disini harus teruji!

Q cukup mengandalkannya

Tapi q belum cukup mengalahkan hatiku

Q optimis dengan keberhasilannya

Tapi q belum yakin dengan resiko terburuk!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s