jump to navigation

Allah Mengabulkan Doa Orang-orang yang Menderita dan Berada dalam Kesulitan 12 November 2009

Posted by enengnurul in Religi.
add a comment

sabarDoa adalah saat-saat ketika kedekatan sese­orang dengan Allah dapat dirasakan. Sebagai hamba Allah, seseorang sangat me­merlukan Dia. Hal ini karena ketika seseorang berdoa, ia akan menyadari betapa lemahnya dan betapa hinanya dirinya di hadapan Allah, dan ia menyadari bahwa tak seorang pun yang dapat menolongnya kecuali Allah. Keikhlasan dan kesungguhan seseorang dalam berdoa tergantung pada sejauh mana ia merasa memer­lukan. Misalnya, setiap orang berdoa kepada Allah untuk memohon keselamatan di dunia. Namun, orang yang merasa putus asa di tengah-tengah medan perang akan ber­doa lebih sungguh-sungguh dan dengan berendah diri di hadapan Allah. Demikian pula, ketika terjadi badai yang menerpa sebuah kapal atau pesawat terbang sehingga terancam bahaya, orang-orang akan memo­hon kepada Allah dengan berendah diri. Mereka akan ikhlas dan berserah diri dalam berdoa. Allah menceritakan keadaan ini dalam sebuah ayat:

 

“Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dengan suara yang lem­but: ‘Sesungguhnya jika Dia menyelamat­kan kami dari (bencana) ini, tentulah kami men­ja­di orang-orang yang bersyukur’.” (Q.s. al-An‘am: 63).

 

Di dalam al-Qur’an, Allah memerintahkan manusia agar berdoa dengan meren­dahkan diri:

 

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan beren­­dah diri dan suara yang lembut. Sesung­guhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Q.s. al-A‘raf: 55).

 

Dalam ayat lainnya, Allah menyatakan bahwa Dia mengabulkan doa orang-orang yang teraniaya dan orang-orang yang berada dalam kesusahan:

 

“Atau siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilang­kan kesu­sah­an dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi? Apakah ada tuhan lain selain Allah? Sedikit sekali kamu yang mem­perhatikannya.” (Q.s. an-Naml: 62).

 

Tentu saja orang tidak harus berada dalam keadaan bahaya ketika berdoa kepada Allah. Contoh-contoh ini diberikan agar orang-orang dapat memahami maknanya sehingga mereka berdoa dengan ikhlas dan merenung­kan saat kematian, ketika seseorang tidak lagi merasa lalai sehingga mereka berpaling kepada Allah dengan keikhlasan yang dalam. Dalam pada itu, orang-orang yang beriman, yang dengan sepenuh hati berbakti kepada Allah, selalu menyadari kelemahan mereka dan kekurangan mereka, mereka selalu ber­paling kepada Allah dengan ikhlas, sekalipun mereka tidak berada dalam keadaan bahaya. Ini merupakan ciri penting yang membeda­kan mereka dengan orang-orang kafir dan orang-orang yang imannya lemah.

Sumber: Harun Yahya

Allah Mengabulkan Doa Setiap Orang 12 November 2009

Posted by enengnurul in Religi.
add a comment

doaAllah Yang Mahakuasa, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang, telah berfirman dalam al-Qur’an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Adapun salah satu ayat yang membicarakan masalah ter­sebut adalah:

 

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebe­nar­­an.” (Q.s. al-Baqarah: 186).

 

Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, Allah itu dekat kepada setiap orang. Dia Maha Mengetahui keinginan, perasaan, pikiran, kata-kata yang diucapkan, bisikan, bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. Dengan demikian, Allah Mende­ngar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Inilah karunia Allah kepada manusia dan sebagai wujud dari kasih-sayang-Nya, rahmat-Nya, dan kekuasaan-Nya yang tiada batas.

Allah memiliki kekuasaan dan pengeta­huan yang tiada batas. Dialah Pemilik segala sesuatu di seluruh alam semesta. Setiap makh­luk, setiap benda, dari orang-orang yang tam­paknya paling kuat hingga orang-orang yang sangat kaya, dari binatang-binatang yang sangat besar hingga yang sangat kecil yang mendiami bumi, semuanya milik Allah dan semuanya berada dalam kehendak-Nya dan pegaturan-Nya yang mutlak.

Seseorang yang beriman terhadap kebenar­an ini dapat berdoa kepada Allah mengenai apa saja dan dapat berharap bahwa Allah akan mengabulkan doa-doanya. Misalnya, sese­orang yang mengidap penyakit yang tidak dapat disembuhkan tentu saja akan berusaha untuk melakukan berbagai macam pengo­batan. Namun ketika mengetahui bahwa hanya Allah yang dapat memberikan kesehat­an, lalu ia pun berdoa kepada-Nya memohon kesembuhan. Demikian pula, orang yang mengalami ketakutan atau kecemasan dapat berdoa kepada Allah agar terbebas dari keta­kutan dan kecemasan. Seseorang yang meng­hadapi kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan dapat berpaling kepada Allah untuk menghilangkan kesulitannya. Seseorang dapat berdoa kepada Allah untuk memohon berbagai hal yang tidak terhitung banyaknya seperti untuk memohon bimbingan kepada jalan yang benar, untuk dimasukkan ke dalam surga bersama-sama orang-orang beriman lainnya, agar lebih meyakini surga, neraka, Kekuasaan Allah, untuk kesehatan, dan seba­gainya. Inilah yang telah ditekankan Rasu­lullah saw. dalam sabdanya:

“Maukah aku beritahukan kepadamu suatu senjata yang dapat melindungimu dari keja­hatan musuh dan agar rezekimu bertam­bah?” Mereka berkata, “Tentu saja wahai Ra­su­lul­lah.” Beliau bersabda, “Serulah Tuhan­mu siang dan malam, karena ‘doa’ itu meru­pakan senjata bagi orang yang ber­iman.”1

Namun demikian, terdapat rahasia lain di balik apa yang diungkapkan dalam al-Qur’an yang perlu kita bicarakan dalam masalah ini. Sebagaimana Allah telah menyatakan dalam ayat:

“Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu tergesa-gesa.” (Q.s. al-Isra’:11).

Tidak setiap doa yang dipanjatkan oleh manusia itu bermanfaat. Misalnya sese­orang memohon kepada Allah agar diberi harta dan kekayaan yang banyak untuk anak-anaknya kelak. Akan tetapi Allah tidak melihat kebaikan di dalam doanya itu. Yakni, kekaya­an yang banyak itu justru dapat mema­lingkan anak-anak tersebut dari Allah. Dalam hal ini, Allah mendengar doa orang tersebut, meneri­manya sebagai amal ibadah, dan me­ngabul­kannya dengan cara yang sebaik-baik­nya. Sebagai contoh lainnya, seseorang berdoa agar tidak terlambat dalam memenuhi per­janjian. Namun tampaknya lebih baik baginya jika ia sampai di tujuan setelah waktu yang ditentu­kan, karena ia dapat bertemu dengan sese­orang yang memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kehidupan yang abadi. Allah mengetahui masalah ini, dan Dia me­nga­bulkan doa bukan berdasarkan apa yang dipikirkan orang itu, tetapi dengan cara yang terbaik. Yakni, Allah mendengar doa orang itu, tetapi jika Dia melihat tidak ada kebaikan dalam doanya itu, Dia memberikan apa yang terbaik bagi orang itu. Tentu saja hal ini merupakan rahasia yang sangat penting.

Ketika doa tidak dikabulkan, orang-orang tidak menyadari tentang rahasia ini, mereka mengira bahwa Allah tidak mendengar doa mere­ka. Sesungguhnya hal ini merupakan keyakinan orang-orang bodoh yang sesat, karena “Allah itu lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri.” (Q.s. Qaf: 16). Dia Maha Mengetahui perkataan apa saja yang diucap­kan, apa saja yang dipikirkan, dan peristiwa apa saja yang dialami seseorang. Bahkan ketika seseorang tertidur, Allah mengetahui apa yang ia alami dalam mimpi­nya. Allah adalah Yang menciptakan segala sesuatu. Oleh karena itu, kapan saja seseorang berdoa kepada Allah, ia harus menyadari bahwa Allah akan menerima doanya pada saat yang paling tepat dan akan memberikan apa yang terbaik baginya.

Doa, di samping sebagai bentuk amal ibadah, juga merupakan karunia Allah yang sangat berharga bagi manusia, karena melalui doa, Allah akan memberikan kepada manusia sesuatu yang Dia pandang baik dan berman­faat bagi dirinya. Allah menyatakan penting­nya doa dalam sebuah ayat:

“Katakanlah: ‘Tuhanku tidak mengindah­kan kamu, andaikan tidak karena doamu. Tetapi kamu sungguh telah mendustakan-Nya, karena itu kelak azab pasti akan menim­pamu’.” (Q.s. al-Furqan: 77).

Sumber: Harun Yahya

Sang Gelap 8 Juli 2009

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

wish_upon_a_star_by_cryssielyn3Saat sang gelap mulai merayap

Kala mata mulai terpejam

Dering telepon sadarkan aku dari semu

“ Pa… Besok aku main ke rmh teman dengan dia…

“ …. Kan sudah bilang…???

Aku jawab “YA”

Haruskah Aku Diam ?

Sampai Kapan Kau Biarkan Itu Terjadi ?

Tak Punyakah Kau Sedikit Perasaan (Walau Itu Hanya Sesuatu Yang..) ?

Kau Bilang Tidak Ada Cemburu… ?

Kau Bilang Tidak Punya Rasa Khawatir Sedikitpun… ?

Kau Bilang Tak Marah… ?

Kau Bilang Sakit … ?

Salah..

Marahmu..

Kekhawatiranmu..

Cemburumu..

Dan Bahkan Sakitmu.. Lebih Dari Apa Yang Kamu Tulis

Kalau cinta itu terdiri dari dua insan

Kenapa kau buka walau sedikit celah untuk orang ke tiga…?

Kalau aku..

Kau tuntut dengan dia dan dia untuk selesai..

Kenapa kamu tidak ????

Jangan kau biarkan jiwa ini menyerah ma…

Jangan biarkan aku kalah dengan hal itu…

Jangan kau paksa bibir ini untuk ucapkan tak sanggup … lagi

Sebuah sejarah telah kau ukir dua tahun yang lalu

Sekarang aku tak ingin terperosok kedua kalinya dalam lubang sang sama..

By; ardi_678@yahoo.co.id

Lahirnya Cahaya -01- 13 April 2009

Posted by enengnurul in Kisah Nyata.
4 comments

19012048_1Aku terbangun saat matahari membelai kulitku yang halus. Senyuman manis ibu dan kata “ayo bangun, sudah pagi”. Itu peristiwa pertama yang masih aku ingat, saat pertama kali aku sadar bahwa aku sudah terlahir di dunia.

Aku lupa waktu itu usiaku berapa tahun, yang kuingat, aku belum bisa berjalan sendiri. Aku berjalan menggunakan alat bantu atau harus dipegang kedua jemariku oleh ibuku.

Setiap pagi dan sore, seusai mandi, ibu selalu menggendongku dengan jariknya sambil menyuapi aku makan di teras rumah. Rumahku dekat dengan jalan raya. Jalan utama antar kabupaten. Jadi situai jalan sangat ramai hingga sekarang. Aku disuapi sambil melihat lalu lalang para pengguna jalan atau kendaraan dengan berbagai bentuk dan merek.

Saat itu, yang kuingat, aku adalah anak yang paling beruntung. Aku hidup dalam keluarga yang sangat berkecukupan. Segala yang terbaik dan terindah tak pernah absen menempel  di badanku. Mulai dari pakaian, mainan sampai dengan makanan dan susu yang terbaik dan termahal pernah aku cicipi.

Aku anak yang paling bahagia, semua keinginanku selalu ada dan memiliki keluarga yang sangat sayang dan selalu menjadikanku pusat perhatiannya. Karena saat itu, aku adalah anak pertama dan cucu pertama dalam keluarga ibuku.

Mungkin tahun 88-89 adalah tahun terindah dalam hidupku, tanpa mengenal kesediahan dan tanpa pengalami kepahitan hidup yang terlalu awal untuk aku jalani.

Manis 8 April 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
2 comments

subhanallahBuat aku nyaman bersamamu

Agar hatiku selalu sejuk menatap senyummu

Jangan lagi kau buat aku marah

Karena lidahku tak sanggup menyayat hatimu

Aku takkan bosan katakan rindu

Karena namamu tak terhapus di hatiku

Tak ada tempat kosong di pikiranku selain seyummu

Kenapa selalu kamu dan kau buat aku seperti orang gila

Saat kau tinggal

Setiap malam hanya sakit hati dan air mata menemani

Saat kau kembali

Setiap malam hanya kerinduan yang ingin slalu kurasa

Pa…

Semua itu sudah pernah kau ucapkan tahun lalu

Apa nggak ada kata lain selain itu

Saat ini yang aku tunggu adalah wujud dari semua kata manis pa2

Arti Buatku 2 April 2009

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

hugSaat menjelang pagi hari
Mentari mulai sinari bumi

Apakah ini haru yang menyelimuti hatiku
Ataukah ini kepedihan dalam perjalananku
Mungkinkah ini kepenatan hanya dalam anganku

Sejenak tertunduk diam

Kutengelamkan semua masalah
Kujauhkan segala ke_egoisan dan amarah

Tak pernah aku tau
Teramat berarti hadirmu
Teramat besar pengaruh mu


Ini bukan puisi yang dipenuhi sajak aliran keindahan

Tapi..

Tapi, aku tetaplah aku
Aku yang mencintaimu
Aku yang menginginkan_mu
Sampai kapanpun mencintai_mu

By: ardi_678@yahoo.co.id

To: enengnurul@yahoo.co.id

Mimpi Kami 31 Maret 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
2 comments

sepeda_onthelBadai telah berlalu

Kiasan atas semua ujian yang telah kita jalani

Merpati tak pernah ingkar janji

Laksana hatimu yang kau ikrarkan hanya untuku seorang

Kami sempat menuliskan sejuta mimpi indah

Mimpi dari dua hati yang belajar untuk hidup

Bukan harta berlimpah dan derajat yang tinggi

Tapi hanya…

Semoga hati kami tidah hanya saling memeluk di dunia saja

Hidup bukan hanya mengejar keindahan maya

Kami bisa menyikapi dengan kejernihan hati

Serta tidak pernah puas untuk  mejalani hidup diantara sujud

Meski jiwa kami tak seputih kain kafan

Jasad kami tak sesuci lantai masjid

Meski kami tak luput dari nikmatnya nafsu dosa

Tapi kami ingin bisa menghargai yang masih tersisa

Hai Sahabat Blogger!!! 17 Maret 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
12 comments

Selamat Datang Di…1_702480492l

Makasih banget, sudah sempat mampir di blog saya. Tulisan orisinil saya hanya terdapat pada kategori “Curhat” berisi curahan hati saya pada saat itu.

Kategori “Puisiku” berisi puisi2 yang saya buat sendiri untuk orang2 yang spesial di hati saya dan kategori “Puisinya” berisi puisi2 yang di tuliskan oleh orang lain yang spesial ditujukan buat saya.

Kategori “Kisah Nyata” di sini saya mencoba menyajikan sebuah kisah nyata yang aku peroleh dari seseorang dan sekelilingnya. Saya hanya mencoba untuk menceritakan kembali dan semoga ada hikmah dibalik kisah ini.

Selebihnya merupakan hasil tulisan orang lain dengan tujuan saya membantu menginformasikan saja dan tidak lupa saya cantumkan sumbernya.

Kawatir Nggak Sich?! 16 Maret 2009

Posted by enengnurul in Curhat.
7 comments

depressedTadi siang… dia memberiku pertanyaan, “apakah kamu punya rasa kawatir terhadapku?”. Lalu kujawab “tidak”. “Yakin, tidak ada ada rasa kawatir sedikit pun? misalnya tidak ada rasa kawatir jika terjadi apa-apa terhadapku?” tanya dia lagi. Jawabanku tetap “tidak”.

Kemudia dia menyimpulkan “kalau orang suka/sayang/cinta/serius dengan seseorang, pasti dia memiliki rasa kawatir terhadap orang yang di suka/sayang/cinta/serius -i-nya, jadi kalau kamu tidak ada rasa kawatir sedikitpun, berarti kamu BOHONG kalau kamu suka/sayang/cinta/serius) sama saya!”.

Jawaban saya tetap “tidak”. Kalau ditanya alasannya “setiap orang punya definisi dan caranya sendiri dalam menunjukkan rasa suka/sayang/cinta/serius dengan pasangannya, dan rasa suka/sayang/cinta/serius itu tidak bisa dinilai kadar atau tingkatnya hanya dari seberapa besar rasa kawatir itu ada.

Menurut kamu?

Bermain Api 16 Maret 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
1 comment so far

candle-light-photographyKamu bilang kangen

Padahal sepasang burung merpati tak setia lagi

Kamu bilang hatimu hanya untukku

Tapi aku tak sanggup lagi menitipkan hatiku padamu

Lupakan aku

Jika sakit hatimu tak mampu kusembuhkan lagi

Simpan kembali senyumanku

Jika itu bisa mengobati kerinduanmu

Aku telah bermain api

Api yang sempat kau padamkan saat aku terbakar

Kau telah mendinginkan hatiku yang panas

Memberikan sejenak kesejukan yang sulit kudapatkan

Kini…

Aku memilih hidup dalam api itu

Kau terlalu berharga untuk kumiliki

Aku yakin…

Kamu lebih berhak mendapatkan yang lebih baik dari aku

Doa Kami Berdua 14 Maret 2009

Posted by enengnurul in Puisiku, Puisinya.
2 comments

romantis-euyYa Allah…
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul
untuk mencurahkan cinta hanya kepada-
Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru [di
jalan]-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu
maka kuatkanlah ikatan pertaliannya.

Ya Allah…
Abadikan kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengan
cahaya-
Mu yang tidak pernah redup,
lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal
kepada-Mu,
hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di
jalan-Mu.
Sesungguhnya Engkau sebaik- baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Amin.
Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Mudammad SAW,
kepada
keluarganya dan kepada semua sahabatnya.

Ya Allah…
Hari ini dua hamba-Mu yang dhaif mematri janji di hadapan kebesaran-Mu.
Kami tahu tidak mudah untuk memelihara ikatan suci ini dalam naungan
ridha
dan maghfirah-Mu.
Kami tahu, amat berat bagi kami untuk mengayuh perahu rumah tangga kami
menghadapi taufan godaan di hadapan kami.
Karena itulah, kami datang memohon rahman dan rahim-Mu.

Tunjukilah kami jalan yang lurus,jalan orang-orang yang lebih Engkau
anugerahi kenikmatan,
bukan-nya jalan orang-orang yang Engkau timpai kemurkaan,
bukan pula jalan orang-orang yang Engkau tenggelam dalam kesesatan.
Sinarilah hati kami dengan cahaya petunjuk-Mu.

Terangilah jalan kami dengan sinar taufik-Mu.
Kalau Engkau berkenan menganugerahkan nikmat-Mu atas kami,
bantulah kami untuk banyak berdzikir dan bersyukur atas nikmat-Mu itu.
Hindari kami dari orang-orang yang terlena dalam kemewahan dunia.
Lembutkan hati kami untuk merasakan curahan rahmat-Mu.

Ya Allah…
Indahkanlah rumah kami dengan kalimat-kalimat-Mu yang suci.
Suburkanlah kami dengan keturunan yang membesarkan asma-Mu.
Penuhi kami dengan amal shaleh yang Engkau ridhai.
Jadikan mereka Yaa…Allah teladan yang baik bagi manusia.

Ya Allah…
Damaikanlah pertengkaran di antara kami, pertautkan hati kami, dan
tunjukkan kepada kami jalan-jalan keselamatan.
Selamatkan kami dari kegelapan kepada cahaya.
Jauhkan kami dari kejelekan yang tampak dan tersembunyi.

Ya Allah…
Berkatilah pendengaran kami,
penglihatan kami,
hati kami,
suami/isteri kami,
keturunan kami dan
ampunilah kami.

Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang.

Amiin…

Sumber: http://donnydoncrow.multiply.com/journal/item/129

Aku Titipkan Hatiku 14 Maret 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

heart1Hariku kembali cerah

Secerah mentari menyambut udara pagi

Hatiku kembali tenang

Setenang pucuk-pucuk daun meneteskan embun

Aku titipkan hatiku yang hanya ada satu

Satu cinta dan sayang hanya untuk seorang

Seorang yang selalu aku percaya

Percayakan memiliki dan menjaga sampai dia tak sanggup lagi

Jika cinta harus memiliki

Aku tak akan sanggup memilikimu seutuhnya

Karena ragamu bagian dari orang lain

Dan ragaku bagian dari orang lain

Jika menjaga cinta adalah saling percaya

Walau ragaku tak ada di sampingmu lagi

Aku telah percayakan hati ini

Tak akan pernah termiliki oleh siapapun

Tak Akan Terulang Lagi 1 Maret 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
1 comment so far

785108_paketmuslimah1Semalam bersamamu

Penuh kasih sayang

Canda tawa

Tak lupa derai air mata

Kita saling menatap

Mengungkapkan sejuta keresahan

Mencari secuil kejujuran

Hingga hanya hati yang bisa menilai

Masih banyak penyesuaian diantara kita

Saling mensyukuri kekurangan

Saling menerima kenyataan pahit

Hanya untuk mimpi indah kita

Bulan ini kita rajut kembali ikatan hati ini

Saling mengerti dan memiliki

Kita yakin bisa menggapai kebahagiaan kita

Karena kita sudah membuktikan mampu melewati

Dua tahun yang tak akan terulang lagi

Masih Melekat 22 Februari 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

gadisayufg71Banyak jiwa sang adam memeluk hatiku

Bermacam alasan dan pengorbanan

Mencoba merebut jiwa dan ragaku

Yang datang secara bersamaan

Banyak memori indah dan pahit masih melekat

Antara aku dan mereka

Sampai saat ini aku tak mampu melihatnya kembali

Karena cukup pahit bagi mereka mengingat senyumku lagi

Terima kasih cinta

Kalian membentuk karakter pribadiku

Sentuhanmu terlalu erat dari lainnya

Karena kalian memberiku jalan yang baik

Masih terlitas paras lembut

Hangatnya  kasih sayang

Tatapan kwatir dan rasa cemburu

Atas diriku dari jiwamu

Ridlo_MU 18 Februari 2009

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

lover-ringHampir dua tahun perpisahan itu..

Mungkin tak terasa bagimu selama itu..

Tapi, tidak bagi aku..

Kau bilang selama itu hidupmu tak pernah sepi..

Hidup yang selalu terisi dengan para adam yang terpilih..

Tapi…

Kenyataan berkata lain…

Kenyataan membuatmu mengerti…

Saat semua sudah hancur..

Kudengar bisik lirih nan jelas di telingaku..

Semua..,

Semua sudah hancur…

Hanya sisa yang tertinggal dariku..

Tapi, jiwaku tak bisa termiliki oleh yang lain..

Aku..

Aku terima semua itu..

Tuhan…

Tuntun perjalanan kami..

Terangi jalan yang kami tapak’i..

Ya Allah… Ridlo’i kami..


Cinta; Adalah cinta yang terdiri dari dua insan saja

Dan tidak ada tempat bagi orang ketiga

Aku tahu engaku bukan yang pertama

Tapi, kuyakinkan kau adalah yang terakhir..

To: enengnurul

By: ardi_678@yahoo.co.id

Peristiwa Pagi 18 Februari 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

hawaii_beach_wedding1Nyanyian burung berbisik lembut di telingaku

Melantunkan seribu doa dan harapan

Mengingatkan aku untuk segera bangun

Memulai hari dengan mata penuh optimis

Deretan angka yang melingkar

Bayangan itu setiap hari menyambutku

Kalaupun tak ada pasti aku mencarinya

Karena dia menentukan apa yang akan aku kerjakan selanjutnya

“Selamat pagi sayang… udah pagi, bangun gih!”

Jariku tak pernah bosan mengirimkan pesan itu

Kepada seseorang yang telah aku temui

Beberapa jam yang lalu di alam mimpiku

Aroma pagi yang sungguh sejuk

Aku tak mau terlambat melewatkannya

Walaupun tak sehangat selimut tidurku

Karena peristiwa pagi lebih hangat dari apapun

Kuharap… 16 Februari 2009

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

getting_married_beachKita arungi

Kehidupan yang penuh cobaan

Penuh badai dan karang

Yang siap menerjang dan menghantam

Keilhaman yang hakiki

Kesucian hati nurani

Iringi langkah kita berlari

Lalui sosok figur insani

Butiran-butiran permata masa depan seakan ada dalam tatapanmu

Syair alunan lagu surgawi seakan telah kau rasakan

Seakan mengundang dan menebus jiwa kedamaian

“Ingatlah …

Tak akan pernah ada jalan mulus yang seperti kita bayangkan

Jalan yang halus bertaburkan bunga, serta aromanya yang akan iringi langkah kita

Masih banyak batu dan krikil tajam yang akan menghadang dalam kegersangan”

Oh tuhanku…

Do’aku…

Naungi kami ya Allah…

Dalam surga cintaMU…

To: enengnurul

By: ardi

Termiliki Seorang Saja 6 Februari 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
1 comment so far

798393_137504fx9vp2kqh0Saat kakiku menolak hangatnya selimut pagi

Kubaca lagi goresan tinta hatiku yang kau kembalikan

Belum sempat kuselesaikan semuanya

Ada keraguan hati yang lain memintaku untuk berhenti

Bukan pelukan masa silam yang kucari

Tapi kenyakinan adanya semangat hidup yang kuinginkan

Cukup membingungkan antara kenyakinan dengan kenyataan

Hingga aku menyadari bahwa itu memang pernah terjadi

Kusambut cahaya pagi dengan senyuman

Kudapati kau baik-baik saja

Hingga kepastian itu datang

Memihak aku atau kamu bahkan bukan kita berdua

Aku mempercayai hati penuh ketulusan

Aku menyakini hati hanya termiliki seorang saja

Tapi banyak hati mempertanyakan…

Kemanakah sebenarnya pelabuhan hatiku yang terakhir?!

Aku Ingin Jomblo 5 Februari 2009

Posted by enengnurul in Curhat.
3 comments

cantikFebruari dua ribu sembilan. Dua tahun lalu aku memutuskan hubungan yang sudah tejalin selama empat tahun. Satu tahun lalu aku menjalin hubungan dengan seseorang yang baru kukenal. Tahun ini, aku memutuskan semua hubungan yang aku jalin dengan siapapun itu. Tanpa menggunakan hati nurani dan perasaan. Tanpa mau tahu apakah mereka menerima keputusanku atau tidak.

Aku tidak menuntut apa-apa. Aku hanya memohon diberi waktu sejenak untuk memikirkan dan menjalani hidupku sendiri secara penuh dengan tidak diganggu dengan yang namanya urusan asmara.

Sudah banyak yang kurusak dengan kebodohanku. Kini saatnya aku memulai lagi semuanya dari awal dengan berani meninggalkan semua yang berharga, termasuk dia dan dia. Memang egois, tapi kalau tidak seperti itu, mungkin aku akan sulit terbebas dengan penyakit “plin-plan”. Hehehehehe… banyak yang bilang atau bahkan aku merasakan diriku ini “orang yang plin-plan dan mudah merubah keputusan dalam seperseribu detik.

Nah… menurut kamu gimana? situasiku sekarang, aku dalam proses menyelesaikan skripsi, keluargaku lagi sibuk2nya menyoroti urusan asmaraku untuk segera menikah dan kini ada dua sosok adam mengikat hatiku. Sedangkan saat ini aku ingin konsen menyelesaikan kuliah dan bekerja. Untuk urusan asmara, aku siap meninggalkan semuanya. Aku ingin jomblo… karena bagiku pacaran itu merepotkan, jadi kalau ada yang bener2 siap, langsung aja nikah nggak pakek pacaran. Hihihihihi…

Terlalu Kuat Tertancap 1 Februari 2009

Posted by enengnurul in Puisiku.
2 comments

loveJika cinta adalah rasa

Rasa apa yang bisa kuberikan

Kawatir, rindu, sayang…

Diantara itu rasa ketulusan dan keikhlasan yang bisa kuberikan

Semua yang kuberikan tak selalu terwujud

Aku tak menuntut menerima balasan

Hanya uluran tangan menerima dan senyuman manis

Itu yang kuharapkan

Tak ada hati manapun yang sanggup mencuri belaianmu

Tak ada rasa cemasmu yang mampu menandingi amarahmu

Walau secara sengajapun aku mencoba mencari selain dirimu

Tapi kenyataannya akar yang kau tanam terlalu kuat tertancap

Di jiwa dan ragaku walau tak pernah kau siran dan rawat lagi

spesial for p2