Parasmu tak lagi nyata
Kenyakinanku semakin menguat
Benar… ternyakau kau serigala berbulu domba
Sampai kapan kau jalani takdir ini
Aku simpati melihat tabiatmu
Bukan aku saja yang menilai
Tapi semua memandangmu sebelah mata
Kau pernah gagal tak cukup satu kali
Apakah ini akan cukup yang terakhir
Ku harap seperti itu
Jika tidak… tunggu saja karmamu
Aku yakin kau tak sebodoh itu
Tapi nafsumu lebih pintar
Jangan mau dijadikan budak sesaat
Karena aku mengenalmu tidak seperti itu
