jump to navigation

Kita Berdua Yang Memiliki 31 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Apalagi yang perlu kuminta

Ragamu bukan lagi yang utama

Pelukanmu tak sanggup lagi hangatkanku

Karena kau sudah memberikan lebih dari itu

Disini ku tersenyum dengan tenang

Kerinduanku semakin mengerti

Kebodohan dan egoku tak berkutik lagi

Karena ku yakin kau takkan ingkar janji

Kisah ini memang sulit dilewati

Jika kita menganggap itu sebagai beban

Kisah ini sangat indah dinikmati

Jika kita menjalani dengan rasa syukur

Sampai disini ku terhibur dengan hayalan konyol

Sampai disini nafsuku menuntun kebodohanku

Sampai disini egoku kalahkan keyakinanku

Sampai bertemu lagi kita semakin yakin

Kau telah terima hatiku

Kau telah berikan hatimu

Kita saling mengikat hati kita

Semua itu adalah anugerah yang paling indah

Dan hanya kita berdua yang memiliki

Jenguk Aku Di Dunia Maya 29 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
3 comments

Panggilanku kau jawab dengan kebisuan

Pesanku hanya sanggup kau baca saja

Tulisan hatiku yang selalu sempat kau minta

Entah sekarang sempat kau tengok atau tidak

Hanya disini satu-satunya aku sanggup menyapamu

Jika kau hanya sanggup mengacuhkan aku di dunia nyata

Tapi tolong jenguk aku di dunia maya

Walaupun hanya segores “spasi” yang kau tinggalkan

Semakin hari mataku kabur terhalang wajahmu

Ingatanku semakin memeluk erat kenangan kita

Aku takkan membiarkannya lepas dan sirna

Namamu telah mengikat hatiku dan semakin erat dengan kerinduan

Tuhan pasti memperhitungkan langkah kita

Aku akan terus berjalan dan berlari dengan waktu

Hingga di ujung usia kau sanggup memelukku

Semua mimpi-mimpimu bukan sekedar menjadi mimpi

Sanggup Berkata 28 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Kesendirianku perngorbanan untukmu

Kesetiaanku saat kau acuhkan akan terus ada

Jika kau rela aku tinggalkan maka aku takkan rela kau mengalaminya

Sekuat mana antara keputusanmu dengan dua lampu dikakimu

Aku akan terus berjalan apapun yang terjadi

Lautan itu harus kulewati

Agar kau tak lagi hanya mendengar tangisanku

Tapi kau menemukan cara untuk ada di sisiku

Takkan kubiarkan hatimu khawatir atas ragaku

Tapi kubiarkan kau yakin atas hatiku

Jika doa diantara keikhlasan dan pengorbanan selalu ada

Apapun rezeki-Nya hati kita telah menemukan belahan jiwanya

Hingga saksi hidup sanggup berkata “mereka telah membuktikannya”

Tinggalkan Rinduku 28 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Terus berjalan hanya dengan segenggam janji

Berharap bukan permainan hati

Tak sanggup lagi menagisi kerinduan

Bertahan dari seribu kekecewaan dan keraguan

Neng masih berdiri di depan pintu hatimu

Terus menunggu sampai kau persilakan masuk

Walaupun kau pergi meninggalkan hati itu

Neng masih tetap menunggu di tempat yang sama

Pembuktian apalagi yang bisa menyakinkan hati

Alasan apalagi yang perlu ditangisi tiap malam

Berapa lama tersenyum dengan keterpaksaan

Perlukah bersandiwara dan bermuka dua untuk menghibur sejenak

Selalu kuucapkan lirih namamu saat ku tak sanggup lagi membendung kerinduan ini

Tak akan ku simpan lagi rinduku yang terus dan semakin meluap

Tapi aku tinggalkan mereka untuk bersanding dengan jejak langkah kakiku

Agar kau dapat merasakan kerinduanku saat itu jika kau melewatinya

Menghapus Air Mata 28 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Akhirnya datang juga. Si “jenuh” si “bete” datang juga selepas neng pulang siang ini. Yach gitu dech. Sebenernya pengen posting yang buanyak di curhat ini. Tapi mau tulis apalagi. Yang jelas neng tetep masih lagi “kangen” buanget. Buat yang merasa aja. Yang biasanya selalu setia dengan blog neng ini. Kapan kategori “hatinya” terisi lagi?

Dimanapun eyang berada, semoga eyang baek2 aja. Di telinga neng tetap selalu terngiang bisikan lirih eyang “saya selalu kangen neng”. Apa saat kehabisan “bensin” itu pertemuan terakhir? Butuh waktu berapa lama neng bertahan? Apapun keputusan eyang, neng berusaha untuk tidak mengecewakan eyang. Tapi paling tidak, beri kesempatan neng untuk eyang menghapus air mata neng, sebelum kita siap mengikuti permainan waktu dan keadaan.

Hunting Bakso 27 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Tiap hari neng sibuk banget. Banyak banget pengalaman baru yang nggak sangka2 bisa dapet yang kayak gitu. Oh yach… neng mau cerita nich, tentang genk/sahabat2 neng. Nama genknya “group cah edhan songo”. Anggotanya: 1. neng sendiri yang punya agen distributor minuman air mineral dan pabrik es batu (paling cantik dan termuda) hehehehe narsis nich… tapi nggak fitnah itu!, 2. rama yang punya usaha pembuatan pot bunga, 3. safrizal yang punya pabrik besi, 4. joko lelur yang punya usaha pembuatan tempe, 5. bunda “mbok mah” yang punya supermaket terbesar di kalifornia, 6. bapak sapuwan yang punya pabrik rokok baju merah, 7. mr. trubus permadi yang punya pabrik krupuk saingan dengan, 8. tante kemriyek juga punya pabrik krupuk, dan 9. bapak gholib yang punya rumah makan serba penyet dan oseng2.

“cah edhan” dalam beberapa bulan lalu off jumpa fans, jadi nggak pernah manggung dan konser. Kami semua lagi sibuk2nya dengan pekerjaan masing2. Kemarin seharian neng berkunjung kerumah mereka masing2. Kangen dan seneng banget bisa ketemu dan bercanda serta nggak ketinggalan wisata kuliner bareng2. Hehehehe yang namanya kan-makan nggak pernah absen. Hihihihihi… gimana bisa langsing kalau kayak gini.

Hari2 neng di tempat mengajar, fine2 aja, tambah seru, lucu, dan mmmm… seneng dech pokoknya. Dirumah juga ok2 aja, yach biasa dengan omelan2 adekku yang jutek tapi sayang kok. Hehehehehehe… Nggak tau kenapa yach, sekarang neng tuch suka banget ma yang namanya bakso. Tiap hari hunting bakso. Cari bakso yang paling enak. Mulai dari bakso yang paling kecil2 sampek yang segede mangkoknya. Dari yang bentuknya bulet2 sampek yang kotak2. Dari yang teksturnya halus banget sampai kasar. Dari yang… sampai… yang… Hehehehe hobi kok makan mulu. Tambah ndut ntar!

Apapun Hatimu 27 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Salahkah perasaan yang terpendam ini

Menunggu luapan lahar meluap

Di tepi sungai mengais air mata

Dengan segenggam duri di tangan kiri

Aku yang mengaguminya

Menyakinin sesuatu harapan dan janji

Bertahan dengan doa dan rasa khawatir

Terhibur dengan hayalan-hayalan konyol

Terlalu tinggi menggapai raganya

Tak semudah membalikkan telapak tangan

Tak sesingkat kedipan matanya

Selama apa kumampu bertahan dengan keputusannya

Apapun yang kau lakukan

Apapun perhataan orang lain

Apapun hatimu padaku

Neng tetap yakin eyang

Ancur 23 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
2 comments

Hai semua!!! Para blogger dan pembaca setia blogku. Gimana kabarnya? smoga tiap hari, lebih bermakna dan slalu ada yang beda. Kabarku… kalu kemaren2 lagi “kalut”. Karena ada sedikit guncangan dengan perasaanku yang tak terbalas. Hehehehehehehe tapi sekarang aku dah baikkan lagi. Aku sudah bisa tersenyum lagi dengan hati yang sangat… hihhihiii tebak sendiri!

Mmmmm… aku mau cerita dikit. Sudah sekitar 2 mingguan ini aku sibuk mondar-mandir krian-sidoarjo. Untuk mengajar di sekolah. Bareng dengan 22 teman yang lain dengan 5 jurusan yang berbeda. Pokoknya aku perasa sangat seneng banget, aku belum merasakan kejenuhan disitu, aku merasa tertantang, yach… intinya menyenangkan. Padahal teman2 yang laen kebanyakan dah pa da bilang “aduh capek, aduh jenuh, aduh bosen, and bla… bla… bla..”. Ya… alhamdulillah aku masih betah dan tambah betah.

Sabtu besok aku ada tawaran kerja. Kalau mau diambil, lumayan kalau buat beli hp baru ma makan enak. Hehehehehe… tapi nggak aku ambil, karena aku mau konsen ma kuliahku dulu. Pengen cepet kelar. Eh ternyata kerja tiap hari enak juga yach. Tiap detik sungguh bermakna. Apapun itu, sekolah, pekerjaan, keluarga, teman, hobi, semuanya, aku mencoba untuk mencintai, menjalani dengan sungguh-sungguh dan menikmatinya. Kalau nggak gitu, kadang sifat “jenuhku” sering kumat! Hehehehehe… Tapi sekarang smakin hari dah cukup berkurang. Yach gimana caranya aku aja, bisa mengatasi hal itu apa nggak!

Aku kok merasa, postingan tulisanku ini, ancur! Bahasanya kacau banget! Hehehehehehe… sorry loh kalau kamu bacanya bingung. Yach dah dech. Mmmm… sekian dulu. Pan-kapan sambung lagi… bye.. see u…

Cuapek! 19 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
2 comments

Huuuaaaaccchhh… rasanya cuapek banget seminggu ini, besok pengennya mau berendam air panas seharian, ototku udah demo dari kemaren, minta istirahat. Tiap hari aku harus mengajar, buat RPP (Rancangan Proses Pembelajaran), desain dan buat media belajarnya, cari sumber belajarnya, dll. Yach gitu dech, tapi aku seneng kok, karena penglaman lebih mahal dari pada apapun, kapan lagi kalau nggak sekarang!

Oh yach, mungkin sekitar tiga bulan ini blogku tidak sering2 di posting, bukan karena malas atau mau bangkrut! Tapi sekarang aku lagi “selingkuh” pindah ke laen hati. Maksudnya? hehehehe… jangan parno dulu. Maksudku, sekarang aku lagi buat dan mengelolah blog baru, bukan untuk kepentingan pribadi “blog personal” tapi blog buat media belajar pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) kelas IX salah satu SMP Negeri di sidoarjo, sorry aku nggak bisa sebut “merek”, kalau mau tau dan nggak ada kerjaan, coba cari aja, pasti ketemu! Kenapa aku capek2 buat blog untuk itu, karena dalam silabusnya intinya belajar tentang internet, aku dikasih tanggungjawab mata pelajaran TIK kelas IX. Pemikiranku kalau tentang internet, ya sekalian ada terjun langsung siswanya ke internet, mulai dari materi, penugasan, dsb, semuanya ada di blog yang saya buat dan tugasnya dikumpulkan langsung via email, jadi nggak teori doank! Gitu… namanya aja ilmu praktek! Gimana menurut kalian? ada ide lain buat saya?

Mulai awal2 minggu ini aku kejar tayang, hehehehe “kayak sinetrin aja”, maksudnya kerja tayang untuk posting blog smp itu. Nggak masalah, aku sudah persiapkan semuanya seharian ini, mulai cari buku2nya di surabaya, desain blognya sampai 1 jam lebih. Tinggal besok buat RPP ma transparan OHPnya yang pakek di”print” bukan di”fotokopi” atau tulis tangan. Neng dari TP (Teknologi Pendidikan) gitu loh… masak masih primitif! hehehehe sebenernya lebih efisien jika langsung pakek slide powerpoint, tapi mau gimana lagi, fasilitas di smpnya belum ada proyektor/LCD, adanya tiap kelas OHP, TV, VCDplayer, whiteboard, udah, jadi aku medianya pakek seputar itu aja. Doain yach biar lancar jaya abadi dan bermanfaat. Amien…

Mmm… eyang gimana kabarnya? neng lagi sakit eyang… hehehehehe sakit “kuangen” hihihihihi ya udah sampai ketemu lusa yach eyang! Ti2dj, jangan lupa makan dan istirahat. Imu… Muach…

Pelukan Manjamu 17 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Ku tahu kau menahan kerinduan

Kerinduan yang sulit terobati

Obat yang sulit didapat seketika

Ketika saat-saat kau dalam kesepian

Kau titipkan rindumu pada angin

Angin menyapaku lembut saat tertidur

Tidur dalam pelukan manjamu

Semanja saat-saat kita bisa melampiaskan

Sakitmu mengiris tangisku tiap malam

Malam ini aku selalu menunggu

Menunggu balasan senyumanku

Senyum manismu yang hanya untukku

Parasmu selalu menghiasi mata dan pikiranku

Selalu datang dengan tiba-tiba tanpa diminta

Begitu nyaman saat teringat senyum dan tawamu

Selalu ingin menggigitmu saat amarah dan keusilanmu menggodaku

Aneh! 17 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Sehari ini aku rasanya cuapek banget, hehehehehe sebenernya yang capek cuma tumitnya aja, kebanyakan berdiri dan mondar-mandir sana-sini. Yach tadi pagi cukup sukses. Oh yach eyang lagi sakit… sakit seperti biasa, penyakitnya kambuh, yaitu sakit nggak nafsu makan. Tapi eyangkan dah gede, masak makan aja masih dipaksa dulu baru mau. Bilang aja sakit “malarindu” hihihihihihihi… obatnyakan nggak jauh-jauh, nggak pakek disuntik dan nggak perlu capek-capek minum obat! Cukup dengan bersabar dan usaha aja, yaitu bersabar sampai nunggu malam selasa dan usaha untuk memenuhi janji-janji yang sudah tertunda beberapa kali. Neng jamin sembilan puluh sembilan koma sembilan persen pasti sembuh dalam satu detik! Hahahahahaha… kalah dunk dokter sama dukun…

Aduh… aku bingung mau posting apalagi yach! Kalau mau cerita tentang hari ini, kayaknya nggak ada yang spesial, ya sama seperti biasanya. Bangun subuh, shalat, siap-siap ngajar, brangkat jam setengah enam pagi, sampai smp negeri sidoarjo jam enam pagi, trus mampir sarapan bubur ayam dulu di deket alun-alun. Oh yach ngomong-ngomong tentang bubur ayam, aku mau cerita sedikit. Sebenernya salah satu neng semangat ngajar karena di sidoarjo tiap pagi aku bisa saraban bubur ayam, bubur ayamnya enak banget, beda rasanya dengan yang ada di sekitar tempat tinggalku. Jadi sebenarnya dalam satu minggu ini tiap pagi untuk sarapan, sebelum aku datang ke sekolahannya, aku survai seluruh penjual bubur ayam yang ada di sekitar alun-alunnya. Intinya sich cari penjual bubur ayam mana yang rasanya cocok banget dengan selera neng. Hihihihi… aku kayak nggak ada kerjaan aja, tapi emang disitunya yang buat tiap hari ada yang beda.

Tiap orang paling tidak punya kebiasaan aneh yang dilakukan dan yang pasti jarang sekali orang lain melakukan hal itu. Kamu sendiri pasti juga punya kan?! Kalau aku, salah satunya kebiasaan aneh, yaitu akukan nggak begitu suka pakek sepatu waktu naik sepeda motor dan otomatis aku paling nyaman pakek sandal. Jadi kebiasaanku kalau ke kampus atau kemana aja tujuannya yang nantinya sampai di tempat tujuan aku harus pakek sepatu, berangkat dari rumah pasti pakek sandal, nah sepatunya disimpan di jok sepeda motor, ntar kalau dah sampai tempat tujuan waktu di parkiran, baru ganti sepatu. Waktu mau pulang juga gitu, jadi di parkiran ganti sandal dulu. Gitu! hehehehehe neng yang aneh…

Narsis Dech 16 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Selama tiga hari ini aku praktek mengajar di salah satu sekolah smp negeri sidoarjo. Rasanya seneng banget, ternyata aku bisa loh! hehehehehehe jadi narsis dan congkak nich! Yach intinya, aku persiapkan semuanya sebelum masuk ke kelas, dari materi yang mau dikasihkan, strategi belajarnya gimana, yang penting tujuan belajar yang mau dicapai. Pokoknya selama tiga hari ini nggak ada masalah, aku cukup bisa mengatasi kenakalan anak2 smp tersebut.

Memang nggak gampang untuk saya atau siapapun bisa nyaman mengajar di kelas. Apalagi seperti saya, yang baru bisa bertatapan langsung di lapangan. Dulu pernah sich, sedikit pengalaman, cuma selama setahun aja, di sekolah dasar, waktu itu aku nggak langsung jadi guru, cuma jadi tata usaha aja dan ngisi jam2 kosong. Yach paling tidak nggak grogi aja. Ternyata aku cukup tenang dan sangat menikmati saat2 memberi materi. Tiap kelas pasti ada yang bandel2 dan selalu “ngeles” kalau di kasih tugas. Tapi aku juga punya senjata ampuh buat anak2 yang seperti itu. Alhamdulillah… aku cukup nyaman dan anak2 juga nyaman dengan saya. Oh yach… besok saya kebagian mengisi materi di kelas satu smp atau kalau sekarang di sebut kelas tujuh, mata pelajarannya komputer, untuk kurikulumnya tentang materi pengenalan komputer, aku sudah siapkan materi dan menyusun strategi belajarnya dan semuanya. Doain yach… semoga saya bisa memberikan yang terbaik buat mereka. Amien…

Malam ini, aku bertemu id, intinya dia sudah menerima keputusanku dan kedua pihak keluarga sudah menerima keputusan kami berdua. Terima kasih Tuhan, telah memberikan kelancaran dan semoga kisah ini bisa kami ambil hikmahnya. Aku pernah membaca sebuah kalimat “Cinta bisa dijadikan alasan untuk berkorban. Tapi pengorbanan tidak bisa dijadikan alasan untuk cinta. Bila kamu mencintai seseorang, kamu tidak harus memilikinya. Tapi bila kamu memiliki seseorang, kamu harus mencintainya dengan sepenuh hati”. Setuju nggak kalian?!

Akal Bulusmu 15 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Jika keridhoan hati tak mau termliki lagi

Mengapa masih dipaksakan sebuah kesetiaan

Jika kesombongan satu-satunya penyelesaian masalah

Mengapa janji-janji harus terlontar dan dilanggar

Ucapan saja tak mampu merubah semuanya

Kesetiaan saja bukan tahta yang tertinggi

Lempar tanggung jawab jadikan alasan menjilat ludah sendiri

Sejauh kau menghindar secepat kilat ku menemukanmu

Luka lama terkuak kembali

Menjadi satu alasan untuk alasan berikutnya

Kau masih sanggup tersenyum

Setelah kau injak-injak lidahku di depan surau

Aku yakin akan garis tanganku

Apapun akal bulusmu memilikiku

Aku yakin Tuhan tak pernah tidur

Karena kebaikan mengalah lebih awal

Cahaya Suci?! 13 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Untuk apa status tanpa cinta

Buat apa cinta tanpa status

Untuk apa mempertahankan status

Buat apa cinta dipertahankan

Jika memang hatiku tak ada yang mau peduli

Mengapa ke-iba-an kalian tawarkan

Jika meman hatiku tak lagi kuasa atas hatimu

Mengapa ke-manis-an bibir kalian kecupkan di pipiku

Apakah harus ku telan kepahitan dua cinta sekaligus

Apa aku harus bermain2 dengan ke-malu-an mereka

Atau memang itu yang mereka cari

Atau ada kepuasan lain yang ingin mereka capai

Aku terlahir dengan cahaya suci

Aku dibesarkan oleh kenistaan orang lain

Aku hidup dengan ratapan tanpa pelukan

Suatu saat apa aku memperoleh kesempatan mengenakan cahaya suci?!

Makin Mendewasakan 13 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Malam ini, aku kembali sendiri menatap dengan pandangan kosong monitorku. Hanya ada Hp, beberapa permen karet, kunci sepeda motor, CPU dkk, yang selalu setia menemaniku posting blogku ini. Sepi rasanya tak ada dia, yang sempat meluangkan waktu, untuk kutatap matanya lewat monitor, kudengar suaranya lewat headphone, kutuliskan kata2 lewat keyboard yang tidak sanggup diucapkan oleh bibirku. Dia memang sedang mengujiku atau karena ingin menjauh dari neng?!

Neng dibingungkan oleh sikapnya. Tapi neng bertahan oleh coretan hatinya yang dia sampaikan. Malam ini, neng nggak tau mau gimana lagi. “Hambar rasanya”. Neng diantara dua situasi dan neng nggak punya daya atas hati neng disitu. Di sisi pertama, neng terikat oleh ikatan “tunangan” tanpa cinta, neng di buang begitu aja oleh tunanganku dan diacuhkan oleh keluarganya, kemudian keluargaku yang semakin merumitkan masalah karena kepentingan pribadi mereka. Di sisi kedua, neng tersandung oleh masalah tunanganku, sehingga neng hanya punya hati untuk orang lain tapi tanpa “status”, calon suami “nggak”, apalagi pacar “juga nggak”, tapi hanya ada ikatan hati. Bibir kami tidak mampu mengatakan sejujurnya tentang hati kami, walaupun itu terlontar untuk diri kami sendiri. Sikapnya yang sempat menyiksa, kemudian menyejukkan, dan terakhir sampai sekarang, sungguh amat tak sanggup neng hadapi, “neng semakin dibingungkan dan dibodohkan oleh kekuasaan dan keadaan yang tak pernah mau mengerti hatiku!”.

Yach… hidup tidak tidak ada yang sempurna, seperti sesempurna mimpi2 kita. Neng yang harus mengerti keadaan, bukan keadaan yang harus mengerti neng. Semoga semua ini makin mendewasakan “kekanak2an” egoku!.

Mengancam Kesetiaanku 13 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Hambar makin terasa

Kesunyian hati tak mau pergi

Walau tak ada waktu berhenti sejenak

Istiharatpun semakin membuat mati suri

Hidup diantara belenggu nafsu dan kesetiaan

Dulu seperti surganya dunia

Kini mencoba untuk lebih baik

Tapi keadaan dan waktu masih setia seperti itu

Aku terikat oleh kekuasaan yang membingungkan

Hidup dengan ketidakpastian dan keresahan hati

Kakiku tak mampu lagi mengejar keadilan hidup

Karena kini aku kehilangan seseorang yang mau menerima kepasrahanku

Semua yang terlontar oleh jarimu membuatku punya harapan besar

Semua yang terlontar oleh jasadmu mengancam kesetiaanku

Aku masih bertahan oleh keyakinanku

Semoga Tuhan masih mengijinkan ketulusan hati ini kumiliki

Sempurnakan Kisahku! 12 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Akhirnya… sampai malam ini dia belum menunjukkan batang hidungnya. Aku kecewa dengan kesombongan janji2nya. “kalau kita balik, nanti aku akan… kamu akan dapat… kita akan bisa… bla… bla… bla…” busyet! banyak banget mimpi2 omong kosong yang kamu siramkan setiap hari di telingaku setiap kita bertemu atau sekedar say hello di telepon. Hahahahahahaha… kalau aku cuma bisa jawab “tahun lalu kamu juga bilang begitu” Sekarang masa kadaluwarsanya dah habis, kamu masih jalan di tempat dengan seribu alasanmu untuk menutupi keingkaran hatimu dan ludah yang kamu keluarkan sendiri dari mulutmu.

Aku kecewa bukan hanya sekedar sebagai penonton dan hanya menunggu aja, tapi aku sudah berusaha keras “ubrak2″ agar kamu mau berubah, minimal buat kamu sendiri, “wong untuk tanggung jawab buat hidup kamu sendiri aja “keteteran” dalam segala hal, gimana kamu bisa menanggung tanggung jawab orang laen?! Aku juga sudah berusaha membantu mencapai tujuan kamu, tapi kamu hanya bisa “bentar neng, nunggu ini dulu, nunggu itu dulu”, huh! ya udah nunggu aja “kita hidup jangan sampai kita yang dikejar waktu, malahan kalu bisa waktu yang nuggu kita”.

Setelah aku nunggu cukup lama pada malam kemaren, aku sudah males dan nggak bisa percaya lagi sama dia, gimana aku bisa percaya lagi ma dia, udah nggak dateng, ingkar janji, sampai malam ini dia nggak konfirmasi, sms kek, telpon kek, atau titip pesan ke sapa kek, untuk menjelaskan keingkarannya dan kelanjutan penyelesaian masalahnya. Bener kata seseorang yang pernah bilang sama neng “neng nggak pantas dapat calon suami seperti dia, neng lebih pantas dapat yang lebih dari itu!”. Kalu menurut neng itu cukup berlebihan. Neng sich simpel aja, dia bisa tegas, minimal bertanggng jawab atas dirinya sendiri, itu aja udah bagus. Tapi dia belum bisa melakukan itu, mungkin aja karena sifatnya yang selalu mengalah dan selalu ngeles!. Hiihihihihihihihi…

Udah ach… bikin hati makin suram aja, ngomongin dia terus. Biar waktu yang bicara, sepandai2 orang menyembunyikan bangkai, pasti akan kecium juga “batangnya” hehehehehe… Oh yach… hari ini aku seneng bangetz! Hari ini aku pertama kali masuk PPL dua “Praktek pengalaman langsung” di salah satu sekolah negeri di sidoarjo yang akan berlangsung selama dua bulan, semua berjalan sempurna. Bokapku cukup kaget tadi pagi, katanya “mau kemana, pagi2 jam lima sudah rapi?” sambil aku mengeluarkan sepeda motor “mau ngajar di sekolah sidoarjo, masuknya pagi” hihihiihihihi… “kok tumben, bokap perhatian!”.

Malam ini neng lagi menuggu seseorang yang satu minggu kemaren sempat bilang sama neng “sabtu malam, kita baru bisa ketemu lagi”, jadi selama seminggu ini, kata2 itu yang buat neng bertahan, menahan kerinduan yang selalu terabaikan oleh waktu dan keadaan yang tidak bersahabat, atau yach memang belum rezeki aja, mau gimana lagi?!. Yang jelas neng selalu kangen eyang! imu…

Aku Ingin Sembuh 11 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Senja ini aku tak dapat menuliskan seribu puisi untukmu
Jariku dibekukan oleh pesanmu yang kau lontarkan ditelingaku
Ragaku tak sanggup lagi menahan waktu yang terbuang
Disia-siakan oleh banci keparat dengan senyum manisnya

Semalam kau mendekapku dari belakang
Begitu lembut terasa hingga ku terlelap
Aku tak rela rasa ini ternoda oleh mereka
Bagaimanapun akan ku jaga dengan doa dan ketulusan

Hari ini dan seterusnya serta sampai kapanpun
Akan ku hiasi dengan coretan hanya untukmu
Ini yang terakhir aku mengumpat “pengecut” itu
Karena aku ingin hatiku sembuh dari sakitnya

Hatiku sejenak hambar saat ini
Seketika jariku tak sanggup berkata lagi
Hanya satu hal yang membuatku bertahan
“neng yakin eyang”

Jika Malam Nanti 11 Juli 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
2 comments

Aku sudah cukup bersabar dengan semua sikap dan alasan2nya. Hari ini terakhir aku memberinya kesempatan lagi. Jika malam nanti dia tidak bisa memanfaatkan dengan baik. Ok! Neng yang akan bereskan semuanya. Hpnya nggak aktif seharian, aku hubungin di saudaranya, alasannya dia lagi nggak ada di rumah. Oke… kalu maunya dia begitu…

Gimana aku mau balik ma dia, masalah seperti ini aja dia nggak bisa selsaikan dengan tegas, mending aku yang jadi cowok dia yang jadi ceweknya! hehehehehehhe… Kenapa semua orang sibuk dengan permasalahannya aja yang dibesar2kan, kok nggak gimana cari solusi yang terbaik, efektif dan efisien, eh malah mbulet2 nggak tau “jeluntrungnya!”.

Aku tau apa yang ditakutkan oleh kedua familiku yang sempat aku percaya, tapi aku belum ngerti sebenarnya apa yang mereka cari dari permsalahanku, yang mungkin aja “menyelam di air keruh”. Moga aja mereka tidak menerima “senjata makan tuan”. Hahahahahahaha…

Aku merasa, bahwa aku hanya dimanfaatkan oleh dia aja, karena ada aku dia akan lebih baek. Jika aku sudah nggak bisa menjadikannya lebih baek dan nyaman seperti sebelumnya, apa dia masih mau memanfaatkan aku? Kalu kenyatannya emang begitu, yach… dia adalah orang yang paling rugi di dunia.

Sekarang ataupun besok dia bisa tertawa dengan kesombongan dan muka bancinya telah mendapatkan aku, tapi jangan bangga dulu, nggak semudah membalikkan telapak tangan untuk mendapatkan kunci hatiku. Apalagi yang perlu dipertahankan? Apalagi yang kamu cari dari aku? Apalagi kepuasan yang belum kamu dapat dari aku? Jika Tuhan bisa mengikhlaskan pengampunan dosamu, mengapa kamu tidak bisa mengikhlaskan batas rezeki yang telah kamu dapat?

Ketika Cinta Itu Mati 11 Juli 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.