jump to navigation

Rasakan Nafas 30 Juni 2008

Posted by enengnurul in Taukah Kamu?!.
add a comment

Pejamkan mata… kemudian bernafaslah dengan perlahan, rasanya rileks kan.. ? Namun disamping semua itu ternyata ada manfaat lain yang dapat diperoleh bila kita bernafas secara perlahan. Para ilmuwan di National Institute of Health telah mengajukan sebuah teori yang bisa jadi sebuah penemuan sensasional. Mereka meyakini kalau bernafas memegang kunci dalam rahasia keteraturan tekanan darah. Menurut teori yang mereka luncurkan, dengan menurunkan sejumlah hirupan dan hembusan nafas per menit selama periode kecil setiap hari, seseorang dapat terhindar dari resiko tekanan darah tinggi.

Teori ini juga menyebutkan, seseorang yang menghirup dan menghembuskan nafas lebih dari sepuluh kali dalam semenit dalam jumlah terbatas dianggap mencapai hasil yang bagus. Namun, masalah ini masih dalam penelitian. Para spesialis baru-baru ini melakukan pengumpulan bukti untuk mendukung penemuan mereka. Sebuah alat khusus dibuat untuk mendukung penelitian ini. Benda ini membantu para pasien yang menderita tekanan darah tinggi guna belajar cara bernafas dengan perlahan. Hasil dari studi ini melibatkan peralatan yang betul-betul mengesankan. Tekanan darah dari para pasien yang biasanya berkisar antara 10 menit sehari selama dua bulan berkurang rata-rata antara 10 hingga 15 poin. Para ilmuwan ini menemukan kalau bernafas dengan perlahan, teratur dandalam-dalam mengarahkan pada relaksasi dan pengembangan denyut jantung. Namun, para ilmuwan menyimpulkan kalau perlengkapan tersebut tak cukup memadai untuk menghasilkan efek utama dan panjang. “Dalam sebuah cara, ini masih seperti ‘kotak hitam’,” ujar Dr William Jay Elliot, yang memimpin penelitian ini.

Sementara itu, serangkaian tes pada hewan dilakukan untuk menemukan hubungan antara bernafas dan metabolisme, dimana memiliki pengaruh pada tekanan darah. Sudah diketahui secara luas bahwa seseorang merekam efek kuat dari stress dalam keseharian. Stress memicu percepatan nafas lebih dari biasanya secara refleks. Sebagai hasilnya, setiap nafas membawa sejumlah besar oksigen ke dalam darah. Proses tersebut memiliki efek menguntungkan pada aktivitas otak. Disisi lain, terlalu banyak oksigen dalam darah menghalangi kemampuan ginjal menyaring sodium dari tubuh. Sementara sodium berperan penting dalam pengaturan tekanan darah. “Jika anda melewatkan banyak waktu dibalik meja dan mengkonsumsi makanan yang meningkatkan isi garam, ginjal anda akan kurang efisien untuk memindahkan zat garam tersebut dari tubuh anda.

Anda dapat memperbaiki situasi ini dengan melakukan jalan-jalan secara teratur di hutan atau tempat yang banyak tetumbuhan,” ujar Dr David Anderson yang melakukan penelitian hubungan antara hipertensi dan tingkah laku manusia. Memang, teknik pernafasan ini belum terbukti efektif akan dapat membantu melawan gagal jantung, stroke, gagal ginjal, kebutaan dan banyak lagi penyakit lain yang disebabkan oleh hipertensi. Namun dengan penelitian yang terus dilakukan, diharapkan teknik pernafasan ini dapat jadi obat mujarab bagi hipertensi yang selama ini dianggap penyakit yang cukup mematikan.

Sumber: http://putrinoong.multiply.com/journal/item/22/Bernafas_Perlahan_Rasakan_Manfaatnya

Sahabat Hati 30 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Sahabat sejati slalu menemani
Sahabat Sejati slalu berbagi
Sahabat sejati slalu mengerti
Sahabat sejati slalu melindungi& memahami
Tau akan situasi dan kondisi hati

Sahabat tidak tega untuk berdusta

Sahabat tidak bisa berhianat

Sahabat tidak akan menusuk dari belakang

Sahabat tidak ada kata bekas sahabat

Materi bukan ukuran menilai sahabat

Keuntungan bukan alat menilai sahabat

Satu kriteria bukan dasar arti sahabat

Sepaham bukan alasan ketulusan sahabat

Maaf layak terlontar dari sahabat

Pengakuan atas kesalahan pantas terlontar lebih dulu dari sahabat

Terima kasih dan senyuman manis atas secuil perhatian dari sahabat

Serta pelukan hangat terasa indah dari sahabat

Yang Terbaik 30 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Aku baru menyadari setelah semua sudah terlambat

Aku merintih atas kebodohanku

Keegoanku yang tidak sanggup kumengerti

Hanya air mata yang setia menemani

Semalam air susu mendidih

Semalam juga telah dingin

Semalam harus kuminum dengan hidung tertutup

Semalam juga harus kumuntahkan kembali

Bersilat lidah dia pertahankan hatinya

Kebisuannya menjerumuskan aku lebih dalam ke jurang

Keingkarannya yang harus kutelan

Letupan emosi yang harus kuredam

Semua hanya untuk panggung sandiwara

Banci!

Pengecut!

Pendusta!

Penjilat kata dan simpati buaya

Itu semua pernah terlontar dari lidah dan hatiku

Apapun jalan cinta kita

Kita akhiri dengan maaf dan senyuman manis

Kita renungi semua dibalik makna

Dan kita yakini yang terbaik telah menanti

Menanti Status 30 Juni 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Pagi tadi aku menanti seseorang yang sangat… di hatiku. Mmm aneh, lucu, katanya dia misterius banget! Nah… itu yang buat aku makin gemes ma dia. Banyak pesan yang ingin aku dengar dan banyak pesan yang dia kasih. Aku seneng banget.

Cukup berat untuk melepasnya pergi, tapi masalah waktu aja, sekarang atau besok suatu saat aku harus nggak boleh takut kehilangan dia. “Aku ingin dia berangkat” pesan yang cukup berat menyampaikannya, tapi dengan itu aku berusaha siap melepasnya dengan senyuman manis.

Sampai di rumah, “Tuhan  jangan berangkatkan dia sekarang, tunda dahulu, sampai semua tanggungan dan masalahnya terselesaikan” doa yang aku panjatkan sesuai dengan harapannya. Saat aku terbangun “saya berangkat setelah pelantikan” sebuah pesan dari hpku. “Alhamdulillah, tuhan mengabulkan harapannya dan doaku”.

Mlm hari, aku ke rmh id, untuk menyesaikan masalah antar dua keluarga yang rumit. “Alhamdulillah, masalah ini tinggal 98.9%” keputusan akhir di tangan Tuhan dan bapak id untuk penentuan status antara aku dan id. Semoga ini yang terbaik untuk semuanya. Amien…

Jangan Pernah 28 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

Jangan pernah katakan cinta
Jika kamu tidak pernah peduli

Jangan bicara tentang perasaan
Jika rasa itu tidak pernah ada

Jangan pernah genggam jemari
Jika berniat membuat patah hati

Jangan pernah katakan selamanya
Jika berniat untuk berpisah

Jangan pernah menatap mataku
Jika yang kamu ucapkan adalah kebohongan

Jangan pernah ucapkan “Halo”
Jika berniat mengucapkan “Selamat Tinggal”

Jangan pernah bilang kalau “Akulah satu-satunya”
Jika kamu mengimpikan yang lainnya

Jangan pernah mengunci hatiku
Jika kamu tidak punya kuncinya!

Bila Sanggup 28 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

Bila sang waktu tak jua buatku mengerti
apa lagi yang sanggup beri aku arti?
mengharapkannya sungguh teramat menyiksa hati
meski aku bahagia dalam cinta semu ini

dan di ujung senja aku berkata…
hanya padanya sgala rasa ini bermakna
dan di sudut hati aku berjanji..
aku akan slalu menanti hingga waktu berhenti

Tuhan,
salahkah aku akan rasaku padanya?
adakah sesungguhnya aku bersalah
bila sanggup mencintanya…
meski tak harus bersamanya…

Restu Tanpa Cinta 28 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Malam yang aku tunggu sudah datang

Noda telah terungkap

Hati gelisah telah terobati

Air mata mengalir berhenti sampai di sini

Aku terikat jalinan tanpa batas

Sebatas keringat mengalir di ujung jari

Aku menentukan sendiri garis hidupku

Tapi hanya sebatas sejengkal telapak tangan

Menikmati rindu yang menggebu

Menunggu hembusan nafas terakhir

Bercinta di atas ranjang yang tenang

Dengan restu tanpa cinta

Tuhan sangat adil dengan ciptaanNya

Tuhan sangat sayang dengan hambaNya

Hidupku sangat indah untuk dilewatkan

Karena rezeki tidak pernah tertukar

Pencipta Wujud 25 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

Daun gugur

yg mendengar langkahku

angin yg berhembus

yg mendengar detak jantung ku

katakan padanya

aku merindukan lamunan

merindukan tawanya

aku mencintainya

melebihi apa pun

melebihi mentari terik

melebihi purnama temaram

tapi tak selebih mencintai pencipta wujud

Tak Bermentari 25 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

Aku ini pelita dan kau ini dunia tempat ku berpijar

Menjaga benderang terangi dunia yang tak ada

Tak sampai hati tinggalkan pagi yang sepi

Maka ikhlaskan diriku menerangi

Bumi yang tak bermentari.

Sampai Pagi 25 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

Kerinduanmu yang biru mengharap-harap pada ombak

Janganlah membekas di pantai begitu aku tiba

Matahari dan bulan tak akan mampu bertahan sampai pagi

Karena aku begitu membadai datang dan pergi

Rindumu yang mata raga dan hati berhari-hari sampai menatapku

Janganlah kau lapangkan lembut dan mesra seumpama senja

Karena aku begitu berbisa seperti sanca

Maka tunggulah aku di tenda biru dengan tombak tiga mata

Biar kau bisa menusukku hingga memenjara demi cinta

Keterkaitan Emosi dan Kesehatan 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Taukah Kamu?!.
add a comment

90% penyakit yang biasa diderita oleh orang pada zaman sekarang ini,

ada kaitannya dengan gangguan emosional.
(Sejumlah dokter terkemuka)

Dalam pola hidup yang diwarnai oleh keadaan terburu-buru,
saat-saat menunggu menjadi sangat menyebalkan.
Tetapi dalam pola hidup sederhana, kita dapat melakukan sesuatu yang bermakna
pada masa menunggu lima atau tiga puluh menit.
(Jose Hobday)

Kesibukan, kebisingan, kemacetan, kepengapan dan sebagainya merupakan pemandangan dan pengalaman keseharian penduduk kota-kota dunia. Kenyataan kehidupan demikian, jika tidak dihadapi dengan iman dan emosi positif akan amat mudah menghanyutkan seseorang ke dalam depresi, kecemasan dan persoalan kehidupan lainnya. Namun, di balik kenyataan itu, saya percaya bahwa Tuhan tetap bekerja dan karena itu setiap pelayan dan orang percaya punya alasan yang lebih kuat untuk melakukan pelayanan dalam suasana sukacita sorgawi, hikmat dan kekuatan yang dari pada-Nya.

ADA APA DENGAN EMOSI?

Dalam percakapan keseharian kata ’emosi’ sering diidentikkan dengan ’marah’. Ungkapan seperti ’dia langsung emosi’ untuk mengatakan ’dia langsung marah’. Sebenarnya ’emosi’ tidak sama dengan ’marah’.

Sampai sekarang ada puluhan definisi ‘emosi’. Tetapi secara sederhana dapat disebut bahwa emosi merupakan reaksi menyeluruh terhadap orang, peristiwa atau kenyataan kehidupan baik yang menggembirakan atau menyenangkan maupun yang menyakitkan, yang menjengkelkan dan sebagainya. Ed Hindson secara sederhana merumuskannya sebagai berikut:

Emosi adalah berbagai perasaan yang ’menyulut’ reaksi kita terhadap tantangan-tantangan kehidupan. Emosi dapat membuat kita menggapai puncak kegembiraan atau menenggelamkan kita ke dalam keputusasaan yang mendalam. Kadang-kadang emosi kita melukai kita sendiri dan kadang-kadang bisa juga mengejutkan kita secara positif.

Emosi-emosi yang menyenangkan atau yang sering juga disebut emosi positif seperti gembira, penuh harapan, damai, kasih sayang, dan lain sebagainya tidak terlalu banyak memberikan rangsangan dan juga tidak terlalu sedikit, sehingga dapat menjaga keseimbangan yang membuat organ-organ tubuh berfungsi dengan baik. Sedangkan emosi-emosi yang tidak menyenangkan atau juga disebut emosi negatif seperti marah, cemas, gelisah, sedih, takut, benci, dendam, putus asa, dan lain sebagainya, memberikan rangsangan yang berlebihan pada berbagai organ tubuh, sehingga organ-organ tubuh tidak dapat berfungsi secara normal, daya tahan tubuh terhadap infeksi diperlemah, dan timbullah berbagai macam penyakit.

Florence Wedge dengan tepat mengatakan bahwa emosi yang tidak menyenangkan dapat menyebabkan banyak penyakit fisik yang kelihatannya benar-benar disebabkan oleh penyakit organik, seperti gangguan pada lambung, hati, usus, jantung, kulit dan otot. Emosi tersebut juga dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang, persendian, dan kepala. Maka tidak mengherankan, masih menurut Wedge, kalau sejumlah dokter terkemuka menyatakan bahwa 90% penyakit yang biasa diderita oleh orang pada zaman sekarang ini, ada kaitannya dengan gangguan emosional. Hal ini dapat dimengerti karena emosi yang kuat lebih melelahkan organisme tubuh daripada pekerjaan berat dari otot atau otak. Maka orang yang secara emosional stabil, tidak akan membiarkan masalah sepele menjadi besar.

Benar bahwa tidak ada alur tunggal yang selalu dimulai dari ’emosi negatif’ ke ’penyakit’. Ada kalanya penderitaan karena suatu penyakit (yang bukan akibat emosi negatif) menimbulkan emosi negatif bagi seseorang. Hal ini nampak dari banyak yang menderita sakit yang mudah tersinggung, gampang marah, sedih, putus asa dan sebagainya. Namun, karena keterbatasan ruang, tulisan ini dimaksudkan untuk menawarkan pentingnya memelihara dan mengembangkan emosi positif yang sekaligus menghalau kegalauan dan menghindari penyakit atau penderitaan yang bukan merupakan salib.

Perlu ditekankan bahwa emosi positif dan emosi negatif adalah merupakan pilihan kita. Artinya, kita sendiri yang memutuskan apakah kita mau memiliki emosi positif atau negatif, bukan orang lain. Kata-kata Wayne Dyer berikut ini dapat menjelaskannya dengan baik:

Saat seseorang memeras Anda, dengan cara tertentu menekan Anda, atau mengatakan sesuatu yang merendahkan atau mengkritik; dan dari dalam diri Anda keluar kemarahan, kebencian, kepahitan, ketegangan, depresi, atau kekhawatiran, itu karena inilah yang ada di dalam. Ironinya adalah bahwa Anda tidak dapat memberikan yang tidak Anda miliki karena Anda selalu memberikan apa yang Anda miliki.

Sehubungan dengan itu, berikut ini dapat disebut dua emosi positif (sukacita dan penuh harapan) untuk mengalahkan emosi negatif (depresi dan kecemasan).

SUKACITA MENGUSIR DEPRESI

Depresi merupakan salah satu dari berbagai jenis gangguan mood (suasana perasaan) yang mengakibatkan penderitaan dan disfungsi dalam menjalani kehidupan, menjalankan aktivitas sehari-hari, peran dalam keluarga dan masyarakat, hingga menurunkan derajat kesehatan fisik penderita.

Pada umumnya gejala utama depresi nampak dalam afek yang depresif, kehilangan minat/ kegembiraan dan berkurangnya energi yang menuju meningkatnya keadaan mudah lelah dan menurunnya aktivitas. Di samping itu, penderita depresi biasanya mengalami beberapa atau semua hal berikut:
- Konsentrasi dan perhatian berkurang
- Harga diri dan kepercayaan diri berkurang
- Gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna
- Pandangan masa depan yang suram dan pesimistis
- Gagasan atau perbuatan membahayakan diri atau bunuh diri (baik yang bersifat ’kredit’ dengan merokok, mengkonsumsi alkohol dan narkoba, maupun yang ’dibayar kontan dengan bunuh diri).
- Nafsu makan berkurang

Menurut Dharmayati Utoyo Lubis, penyebab depresi sedikitnya ada tiga. Pertama, faktor psikologis. Untuk para remaja hal ini disebabkan oleh perpisahan dan penolakan. Sedangkan untuk dewasa lebih banyak karena urusan pekerjaan dan tanggungan hidup. Kedua, faktor biologis atau faktor keturunan. Ketiga, ketidakseimbangan kimiawi dalam otak. (Dalam otak terdapat banyak sekali zat-zat kimiawi yang mempengaruhi emosi).

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa depresi yang serta merta diikuti dengan perasaan putus asa, marah, benci, pahit, tertekan (kumpulan emosi negatif) berakar dari kecemasan ego dan sikap berkeras untuk mencapai standar eksternal. ”Ego akan jarang membiarkan Anda beristirahat, dan terus menuntut lebih karena takut Anda disebut gagal”

Sedihnya, orang yang ditimpa depresi tidak saja merusak dirinya tetapi biasanya merusak kehidupan orang lain juga, mulai dari sikap ketidakpeduliannya, kesinisannya, kemarahannya hingga kekerasan yang mungkin dilakukannya.

Biasanya, therapy untuk mereka yang dihinggapi depresi adalah: (1) Farmakoterapi, yakni pemberian obat-obatan yang di antaranya memulihkan ketidakseimbangan kimiawi penyebab depresi. (2) Psikoterapi, dengan berbagai jenisnya seperti: Cognitive Behavior Therapy, logotherapy, supportive psychoterapy; (3) Psikososial: informasi, edukasi keluarga, familytherapy, social support group; (4) Electro Convulsive Therapy (ECT).

Semua therapy di atas dilakukan oleh psikiater atau psikolog klinis dan yang berkompeten untuk itu. Bagi orang Kristen, therapy ini dapat diterima secara teologis. Perlu dihindari perasaan negatif seolah-olah hanya orang gila yang perlu ke psikiater, yang kelihatannya masih agak mengental dalam benak banyak orang sekarang ini. Hanya saja perlu dikenali psikiater dan psikolog dengan berbagai ’aliran’ sesuai dengan kebutuhan penderita. Misalnya, ada psikiater yang hanya mengandalkan obat penenang tanpa sungguh-sungguh mengenali permasalahan atau pergumulan si penderita. Ada pula yang menekankan pentingnya ’percakapan’ yang dilengkapi dengan obat-obatan dan sebagainya.

Dalam waktu yang sama, penderita depresi sebaiknya meminta pertolongan pelayan Tuhan yang diperlengkapi secara khusus untuk melakukan pendampingan pastoral. Berbagai kasus yang ditemukan, ada juga depresi yang diakibatkan oleh keterikatan pada okultisme (kuasa kegelapan) baik yang aktif (melakukan perdukunan untuk kekebalan, pelaris dagangan, supaya disegani untuk naik jabatan dan sebagainya) maupun yang ’pasif’ (misalnya, sewaktu kecil dibawa orangtuanya berobat kepada dukun). Untuk kasus-kasus seperti ini harus dilakukan pelepasan dari kuasa kegelapan.

Di samping pengobatan medis dan pelayanan pastoral, penderita depresi atau untuk menghindari depresi seseorang perlu melakukan meditasi secara teratur. Mengenai hal ini akan diuraikan secara singkat di bagian akhir tulisan ini.

PENGHARAPAN MENGUSIR KECEMASAN

Cemas adalah perasaan khawatir atau takut yang dirasakan terhadap sesuatu atau keadaan yang tidak jelas objeknya. Cemas sering disertai oleh tanda-tanda fisik akibat hiperaktivitas sistem saraf otonom, seperti: berkeringat dingin, ketegangan otot, jantung berdebar-debar, nafas pendek, mudah terkejut dan lain -lain.

Tanda-tanda gangguan cemas secara psikis antara lain adalah fobia (rasa takut berlebihan), panik, kekhawatiran terhadap berbagai hal, takut mati, merasa menderita sesuatu penyakit. Sedangkan tanda-tanda secara fisik antara lain adalah: gemetar, keringat dingin, nyeri dada, jantung berdebar-debar, gangguan pencernaan, pusing kepala dan sebagainya.

Kecemasan mempunyai potensi untuk mendominasi kehidupan. Alkitab berkata, “Kekhawatiran dalam hati membungkukkan orang” (Amsal 12:25). Mengapa orang yang cemas selalu letih? Energi untuk bekerja dan menikmati hidup terbuang percuma oleh rasa cemas. Terus menerus mempedulikan pelbagai masalah emosional yang tidak akan berakhir melemahkan tubuh. Pada waktu menanggapi kekhawatiran, tubuh bekerja keras –otot-otot menegang, denyut jantung bertambah cepat, dan perut sesak. Dalam kondisi sistem tubuh bekerja keras, efisiensi kerja otak berkurang dan pikiran yang menakutkan mengganggu konsentrasi.

Kecemasan tidak menguntungkan pula bagi penampilan lahiriah kita. Kerisauan mempercepat proses ketuaan, menggoreskan jejaknya di wajah. Di bawah beban tuntutan kecemasan, sifat-sifat kita pun terpengaruh. Kejengkelan dan ketegangan meliputi suasana, menyentuh siapa pun yang berhubungan dengan kita.

Teraphy untuk masalah kecemasan ini hendaknya juga mengikuti teraphy sebagaimana disebutkan dalam masalah depresi di atas. Hanya saja, perlu mendapat perhatian kita secara serius bahwa Tuhan sama sekali tidak menghendaki kita untuk hidup cemas. Yesus memperingatkan kita agar kehidupan kita jangan sampai dikuasai oleh rasa cemas: Jangan cemas akan hidupmu…dan jangan cemas akan tubuhmu…jangan cemas akan hari esok…” (bnd. Mat. 6:25).

Hal yang sama juga ditekankan oleh Rasul Paulus yang menegaskan, ”Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Fil. 4:), atau seperti yang ditegaskan dalam Amsal Salomo, ”hati yang gembira adalah obat”.

Pengharapan di dalam Tuhan menghalau segala bentuk kecemasan dan kekuatiran. Yang penting adalah keterbukaan kita untuk senantiasa terhubung dengan Sang sumber sukacita kita, yaitu Tuhan sendiri. Ia telah memberi undangan istimewa kepada kita, ”Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu…” (Yoh 15:4). Hanya dengan demikianlah hidup ini tetap berada dalam sukacita dan sekaligus dapat mewujudkan keberadaannya sesuai dengan tugas panggilan kita masing-masing.

SIKAP RAMAH TERHADAP DIRI SENDIRI

Ada kesan bahwa pada umumnya budaya dan ajaran kekristenan lebih banyak menekankan keramahan kepada orang lain. Hal ini terdengar dari nasihat orangtua, khotbah di gereja, tulisan-tulisan kristiani dan sebagainya. Jarang sekali kita dengar nasihat untuk bersikap ramah terhadap diri sendiri.

Ramah terhadap diri sendiri bukanlah ungkapan ’cinta diri’, tetapi bagian dari ’mengasihi diri’. Bagi orang Kristen, ’mengasihi diri’ bukanlah sesuatu yang salah. Yang salah adalah self-pity (rasa kasihan terhadap diri sendiri), selfishness (pementingan diri sendiri). Allah sendiri mengasihi kita, karenanya kita harus mengasihi apa yang Tuhan kasihi.

Keramahan terhadap diri sendiri mewujud dalam sikap menerima diri dengan segala keberadaannya, mensyukuri apa yang Tuhan anugerahkan, mensyukuri apa yang Tuhan anugerahkan kepada orang lain. Secara negatif dapat dikatakan bahwa keramahan terhadap diri sendiri nampak dengan tidak memaksa diri, tidak cemburu pada keberhasilan orang, tidak memendam dendam dalam hati. Dengan kata lain, keramahan terhadap diri sendiri juga berkaitan dengan menerapkan emosi positif dan menghindari emosi negatif. Hal-hal demikian amat menentukan dalam kesehatan fisik seseorang.

Benar bahwa kesehatan bukanlah segalanya. Rasul Paulus sendiri menderita suatu penyakit yang menurutnya sudah berulangkali dia mohon supaya Tuhan mengambilnya, tetapi ternyata Tuhan berkata lain. Namun, kita tidak perlu menanggung penderitaan atau penyakit yang bukan salib. Itu sebabnya, sebagai orang Kristen kita terpanggil sedapat mungkin merawat kesehatan seirama dengan Tuhan yang merawat dan memelihara tubuh kita juga.

Sehubungan dengan itu, kepanjangan kata SEHAT berikut ini kiranya dapat menolong kita mengingat hal-hal yang perlu kita hidupi:

S = Saat Teduh (Serahkan diri pada Tuhan)
E = Enyahkan asap rokok (aktif atau pasif).
H = Hindari stress.
A = Awasi tekanan darah.
T = Tetap dan teratur berolahraga.

1. Saat Teduh

Saat-saat hening di hadapan Tuhan merupakan kebutuhan kita yang sangat mendasar. Kita ditolong oleh Tuhan melihat kehidupan ini dari sudut Tuhan sendiri. Doa dalam hal ini tidak sekadar daftar permohonan, tetapi benar-benar menyadari dan mengimani kehadiran Tuhan serta penyertaanNya masih sedang berlangsung. Ini juga mengasah kepekaan untuk melihat dengan jernih karya Tuhan melalui orang lain dan kejadian sehari-hari. Kejernihan pikiran, kebeningan hati, dan gerak hidup yang bermakna dapat mengalir dari keheningan perjumpaan dengan Tuhan dalam meditasi.

Kita membutuhkan kedamaian yang murni. Yesus sendiri mengetahui yang terbaik bagi kita sehingga ia menganugerahkan damaiNya kepada kita. Ia menjamin, “damai sejahtera Kutinggalkan bagimu”. (Yoh 14:27). Akan tetapi, pemberian yang berharga itu hanya berlaku ketika kita menyambutnya. Sekali lagi, Dyer mengungkapkannya dengan amat mengesankan:

Perasaan kedamaian batin Anda bergantung pada menghabiskan sejumlah energi hidup Anda dalam keheningan untuk mengisi ulang baterai Anda, menyingkirkan ketegangan dan kekhawatiran, berkenalan kembali dengan sukacita mengenal Tuhan, dan merasa lebih dekat dengan semua manusia.

2. Enyahkan Asap Rokok (aktif atau pasif)

Rokok merupakan salah satu pembunuh terbesar di dunia. Memang, dari segi ekonomi industri rokok merupakan salah satu penyangga pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Indonesia, misalnya, mendapat devisa sekitar 10 triliun dari industri dan perdagangan rokok setiap tahun. Rokok adalah devisa bagi pemerintah tetapi menyisakan penyakit berbisa bagi masyarkat.

Mengapa justru di negara miskin seperti Indonesia jumlah perokok jauh lebih banyak dibandingkan dengan negara maju seperti Amerika dan Singapura? Untuk menjawab pertanyaan ini masih dibutuhkan pengkajian lebih lanjut. Tetapi barangkali ada baiknya negara kita mempertimbangakn kebijakan Singapore yang mencantumkan foto-foto penyakit ‘menyeramkan’ akibat rokok pada kemasan rokok sebagai wahana memberi pemahaman yang lebih konkret kepada para perokok. Sebab, alangkah bijaksananya kalau uang yang Tuhan anugerahkan itu kita gunakan untuk hal-hal yang menopang kehidupan bukan untuk ’membeli penyakit bahkan kematian’.

3. Hindari Stress

Mengapa orang stress? Jawabannya bisa beragam. Saya dibesarkan di lingkungan pedesaan yang secara ekonomi sangat miskin. Saya mengamati para pekerja keras dengan makanan seadanya seperti ikan asin bakar, nasi dan sayur daun singkong. Tetapi mereka dapat dengan mudah tidur terlelap di bawah pohon tanpa kasur dan bantal empuk. Sekarang ini saya tahu tidak sedikit orang kota yang menu makanannya amat beragam yang dihidangkan di meja makan yang mahal serta memiliki tempat tidur spring bed berharga puluhan juta, tetapi sangat sulit tidur (kecuali kalau duduk dalam kebaktian di gereja!). Apa yang terjadi? Banyak orang stress, bukan karena tidak memiliki kecukupan, tetapi terlalu fokus pada apa yang belum dia miliki. Orang terlalu perduli dengan sukses ukuran dunia, haus akan harta dan tahta. Akibatnya, ’persaingan’ digunakan sebagai kendaraan meraih sukses tanpa menyadari bahwa dengan kendaraan seperti itu amat rawan akan kecelakaan atau sedikitnya ketegangan atau stress.

Rasul Paulus sudah mengingatkan agar orang percaya tidak memikirkan hal-hal yang di luar kemampuannya. Bahkan, Yesus sendiri dengan amat jelas dan tegas menekankan pentingnya ’rasa cukup’ sebagaimana tercermin dalam ’Doa Bapa Kami’ dan dalam amanatnya untuk tidak kuatir. Ketika seseorang sungguh-sungguh menerima diri sendiri sebagai yang berharga di hadapan Tuhan, menerima keberadaan yang tidak dapat diubah, mematahkan mata rantai beban masa lalunya, maka ia akan sungguh-sungguh merdeka. Hidup tanpa beban yang tidak perlu! Ini dapat terwujud ketika seseoang lebih banyak memikirkan apa yang Tuhan sudah perbuat bukan pada apa yang belum dimiliki.

Pernyataan di atas sama sekali tidak berarti mengharamkan kekayaan atau jabatan. Kekayaan dan jabatan sah-sah saja sejauh datangnya dan penggunaannya selalu terhubung dengan Tuhan. Dengan demikian seseorang akan terhindar dari apa yang Gede Prama prihatinkan, ”berhasil kaya gagal bahagia” yang menghinggapi banyak manusia pada zaman ini.

4. Awasi Tekanan Darah

Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran kita perlu melakukan medical check up secara teratur. Hal ini sekaligus mengingatkan perlunya menerapkan ’pola makan’ sehat dengan mengkonsumsi cukup kalori, sayur, buah-buahan dan air murni dan sedapat mungkin menghindari makanan dan minuman instan yang menggunakan zat pengawet dan pewarna. Kebiasaan pola makan khas Batak yang melahap sangsang B1dan B2 –cincang daging babi dan anjing– (dan di berbagai tempat kucing, tikus dan ular juga sudah menjadi korban!) tanpa diimbangi dengan sayur dan buah-buahan tidaklah pro-kesehatan.

5. Tetap dan Teratur Berolahraga.

Untuk melakukannya, kita tidak harus masuk ke club mewah seperti yang tersedia di kota-kota. Tuhan menyediakan alam yang segar (yang perlu tetap dipelihara) di mana kita dapat berjalan kaki setengah jam setiap hari (jangan hanya 20 menit, karena itu hanya akan menambah selera makan dan pengantar tidur!). Olahraga juga tidak bisa ’dirappel’ berjalan kaki satu hari sekaligus dalam satu bulan. Bagi para petani dan pekerja fisik sehari-hari, olahraga sudah termasuk di dalamnya (saran dokter juga dibutuhkan olahraga mana yang tepat bagi seseorang). Yang jelas, aktivitas di sekitar rumah seperti memelihara tanaman di pekarangan, merapikan rumah juga termasuk olah raga yang sah lagi murah meriah. Ia berfungsi ganda: olah raga dan wahana untuk ramah terhadap diri sendiri.

Selamat menikmati hidup bahagia, bugar dan bermakna di dalam Tuhan!

Friendster Spesial Buat Teman 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Taukah Kamu?!.
add a comment

Mau, profile friendster kita nggak bisa diliat semua orang,
Ctt: Agar Profile Fs kit hanya bisa diliat oleh teman kita aja.

  • Klik “Who’s Viewed Me”
  • Klik “Change setting”
  • Ganti:
  1. Who can view Recent Updates on my profile [?]: menjadi Friends Only.
  2. Who can view my full profile [?]: menjadi My Friends.
  3. Who can send me messages [?]: menjadi My Friends.
  4. Who can leave a comment: menjadi Friends Only.
  5. Approve comments automatically: menjadi Friends Only.

selesai….
selamat mencoba.

Sumber: http://irham-pantra.blogspot.com/2007/09/klik-whos-viewed-me-klik-change-setting.html

Layakkah Anda Mengikuti Sertifikasi Guru?! 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
1 comment so far

1.Pendahluan .
Sertifikasi meruapakan sebuah istilah yang sebenarnya sudah lama, yang biasanya dikaitkan dengan pengurusan tanah untuk mendapatkan pengesahan kepemilikan, dalam perkembangannya masuk ke dunia pendidikan dalam bentuk dan arti yang berbeda tetapi mirip fungsinya, yaitu pengakuan keprofesionalan seorang guru setelah melalui serangkaian persyaratan tertentu.

Tuntutan profesi bagi seorang guru sangat urgen dalam era sekarang ,mengingat pendidikan sekarang sudah menjadi kebutuhan masyarakat atau publik sehingga dalam setiap implementasi pendidikan dibutuhkan suatu persyaratan mengikat agar tidak terjadi kebohongan publik.

Ada persyaratan khusus terkait pendidikan ,tidak saja yang terdapat dalam stndar minimal pelayanan pendidikan yang harus dilaksanakan oleh seluruh praktisi pendidikan , akan tetapi juga peersyaratan formal yang sangat urgen dan strategis dalam perkembangan pendidikan ke depan , yaitu akriditasi dan sertifikasi pendidik , akriditasi lebih diarahkan pada lembaganya, sedangkan sertifikasi lebih terarah pada tenaga kependidikannya ( guru).

Tuntutan globalisasi dimana kompetisi merupakan jargon global merupakan tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan yang selama ini sering terkungkung oleh dunuianya sendiri,yang mestinya sebagai lembaga pengembang, penuntun, penerus budaya kepada generasi perlu mengikuti perkembangan dunia luar yang sangat pesat yang sering meninggalkan dunia pendidikan itu sendiri, perkembangan tehnologi dan iulmu pengetahuan yang sangat pesat nampaknaya tidak bisa diimbangi oleh dunia pendidikan , dampaknya dunia pendidikan sering tidak relevan , bahkan ketinggalan , sebuah ironi yang mestinya tidak boleh terjadi .

Peningkatan mutu pendidikan memang harus mengarah pada seluruh komponen pendidikan, yakni input, proses dan output ,bahkan outcome, peningkatan mutu tersebut seyogyanya kalau memungkinkan dilakaukan secara bersamaan, akan tetapi karena keterbatasan dana dan lain lain , maka peningkatan lebih mmpertimbangkan pada sudut prioritas, proporsi yang imbang sehingga lebih mendahulukan yang urgen, baru yang bersifat penunjang maupun pendukung.

Sertifikasi nampaknya merupakan komponen prioritas yang harus diperhatikan agar pemerataan mutu pendidikan segera bisa dirasakan oleh masarakat , utamanya masyarakat kota surabaya.

2.Sertifikasi guru sebuah magnit yang luar biasa.

Sejak dilunmcurkannya program sertisifikasi guru, ternyata ada perubahan yang mencolok dalam tubuh pendidikan, terutama komponen yang berperan dalam mensukseskan pendidikan yakni guru.

Guru sekarang nampak aktif mengikuti beberapa kegiatan yang menunjang profesi mereka, mereka para guru sering mengikuti berbagai pelatihan,workshop, seminar dan beberapa kegiatan lain yang bisa meningkatkan kemampuan mereka, persoalannya pada gairah guru mengikuti kegiatan kegiatan seminar dan lain sebagainya terdorong oleh profesi atau hanya mengejar angka kredit dan sertifikasi.

Apabila gairah guru tersebut hanya memenuhi sertifikasi dan angka kredit maka akan sia sia maksud sertifikasi itu sendiri, padahal maksud sertifikasi adalah meningkatkan gairah guru dalam meningkatkan profesi sehingga mereka mampu meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu perlu rambu rambu yang jelas sebagai pedoman dalam setiap kegiatan yang terkait dengan sertifikasi, perlu pedoman pengaturan seminar, workshop dan sebagainaya, sehingga kegiatan yang dilakukan guru dalam memperoleh dokumen yang digunakan sertifikasi memiliki makna yang terkait dengan peningkatan mutu.

Pedoman itu bisa berupa petunjuk yang jelas tentang kegiatan yang dilakukan oleh siapa saja yang berkaitan dengan sertifikasi, misalnya kegiatan seminar, maka perlu diatur pedoman tentang seminar dsb, hal ini penting mengingat banyak institusi luar yang menyelenggarakan seminar yang kadang tidak jelas jluntrungnya, hanya sekedar memeberikan sertifikat piagam, kalau sampai hal ini menggejala , maka ke depan pendidikan akan rugi dan pemerintah akan kehilangan dana yang outputnya tidak jelas.

3. Sertifikasi guru dikota surabaya

Sebagai kota besar dimana banyak memiliki sekolah mulai tingkat TK sd SMA/SMK, berdasar data tahun 2007 ada sekitar 38.467 orang, yang terdiri dari guru negeri sebanyak 11 870 orang , sisanya guru non pegawai negeri sekitar 26.597 orang ., dari guru non pegawai negeri terdiri beberapa status yakni : 1) guru bantu atau istilahnya guru semi negeri sebanyak 1790 orang, dengan perincian 1369 orang berada di sekolah swasta dan 421 orang berada di sekolah negeri dan 2) guru yayasan artinya guru yang diangkat oleh lembaga masyarakat yang mengelola pendidikan dan 3) guru tidak tetap baik yang berada di sekolah negeri maupun di sekolah swasta

Dalam perkembangannya guru tidak tetap maupun yayasan diwajibkan memilihi NUPTK untuk pendidik non PNS.

Pemberian uji sertifikasi kepada guru dikota Surabaya sebagaimana daerah lain menggunakan penetapan yang diatur oleh pemerintah pusat yaitu model qouta, artinya tidak semua guru dapat mengikuti uji sertifikasi ssecara serentak , akan tetapi dilakukan berdasar jatah, sehingga hanya beberapa orang saja yang bisa mengikuti uji sertifikasi tersebut, hal ini yang sering memunculkan persoalan , padahal mereka sudah diatur sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan .

Sesuai qouta selama 2 tahun (th 2006 dan th 2007) di surabaya  guru yang sudah mengikuti uji sertifikasi sebanyak 1891 dan 80 orang , akan tetapi yang lulus hanya sekitar 580 orang, dengan jumlah guru hampir mencapai 40 000 orang .

Tahun 2008 kota surabaya mendapat jatah qouta cukup banyak, sekitar 4771 orang, menurut infiormasi banyaknya jatah untuk kota surabaya disebabkan daerah yang mampu mengumpulkan NUPTK secara komplit adalah kota surabaya,  sementara daerah lain belum saat penentuan qouta itu.

4.Persyaratan sertifikasi.

Ada syarat syarat tertentu seseorang bisa mengikuti uji sertifikasi. Permendiknas no 18 th 2007 menyatakan bahwa sertifikasi bagi guru dalam jabatan dilaksanakan melalui uji kompetensi, uji kompetensi tersebut dilakukan dalam bentuk fortofolio , yang merupakan pengakuan atas pengalaman profesional guru dalam bentuk penilaian terhadap kumpulan dokumen yang mencerminkan kompetensi guru. Adapun komponen penilaian fortofolio mencakup : 1) kualifikasi akademis,2) pendidikan dan pelatihan,3) pengalaman mengajar,4) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran,5) penilaian atasan dan pengawas,6) prestasi akademik,7) karya pengembangan profesi,8) keikut sertaan dalam forum ilmiah,9) pengalaman organisasi dibidang kependidikan dan sosial, dan 10) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.

Lebih lanjut dinyatakan bahwa seorang guru yang telah memenuhi standar minimal lulus di uji portofolio, maka dinyatakan lulus uji sertifikasi, sebaliknya bagi guru yang belum memenuhi standar minimal kompetensi, maka diberi peluang untuk menempuh berbagai alternatif : alternatif 1 melakukan berbagai kegiatan unutk melengkapi kekurangan fortopolio, alternatif 2 mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guruyang diakhiri dengan ujian. Untuk DPG ( diklat profesi guru ) , bagi peserta yang dinyatakan lulus berhak memperoleh sertifikasi, sedangkan bagi peserta yang belum lulus dilakukan uji ulang 2 kali dengan tenggang waktu sekurang kurangnya 2 minggu , apabila belum lulus juga maka peserta dikembalikan ke dinas pendidikan kota surabaya. Penguji uji sertifikasi adalah LPTK atau   LPTK Mitra yang ditunjuk oleh direktur PMPTK dirjen dikdasmen departemen pendidikan nasional.

5. Prosedur sertifikasi guru.

Adapun tata cara seorang guru bisa mendapatkan sertifikasi adalah melalui prosedur sebagai berikut :1. mengikuti sosialisasi sertifiksasi guru yang diadakan oleh dinas kota 2) guru calon peserta harus mengerti berbagai persyaratan untuk mengikuti sertifikasi. Persyaratan tersebut antara lain meliputi (1) guru minimal lulusan S1 atau D4,(2) telah menjadi guru tetap pada suatu sekolah yang dibuktikan dengan SK pengangkatan dari lembaga yang berwenang mengangkat,(3) syarat lain yang ditetapkan oleh dirjen PMPTK ,3)dinas pendidikan kota surabaya membuat daftar urut prioritas peserta sertifikasi berdasarkan rambu rambu yang ditetapkan dirjen PMPTK,4) dinas pendidikan kota surabaya menetapkan guru sebagai peserta sertifikasi sesuai dengan daftar urut prioritas dan kouta,5) guru terseleksi sebagai peserta sertifikasi memperoleh (1) nomor peserta (2) instrumen portofolio,(3) format A1 dan format A2 dari dinas pendidikan kota surabaya.,6) guru mengisi format A1,A2 ,menyerahkan pas photo terbaru berukuran 3X4 ( berwarna ) 4 lembar, dan menyusun portofolio , kemudian menyerahkan ke diknas kota surabaya, 7) guru menunggu hasil penilaian portofolio, 8) jika lulus, peserta memperoleh sertifikat pendidik, jika tidak lulus peserta memperoleh rekomendasi dari LPTK, sebagai penyelenggara sertifikasi, dengan melakukan berbagai hal sebagai berikut : (1) melengkapi portofolio dengan berbagai kegiatan ,(2) mengikuti diklat profesi guru (DPG) di LPTK penyelenggara sertifikasi yang dikoordinir dinas pendidikan kota surabaya,(3) uji kompetensi, kalau lulus da[pat sertifikasi, apabila tidak lulus, mengulang 2 kali, apabila tetap tidak lulus dikembalikan ke diknas surabaya.

6. Kouta sertifikasi kota surabaya.

Sertifikasi seharusnya menjadi hak semua guru baik guru yang mengabdi di perguruan negeri maupun guru yang mengabdi diperguruan swasta, akan tetapi mengingat kondisi keuangan pemerintah yang belum memungkinkan, maka penentuan sertifikasi didasarkan pada kouta untuk kabupaten / kota . Dengan kouta tidak semua guru memperoleh kesempatan untuk uji sertifikasi pada waktu yang sama, akan tetapi lebih berdasar pada penentuan jumlah yang terbatas, hal ini yang sering menimbulkan persoalan ditingkat lapangan, ada guru yang merasa lebih berhak, realita tidak memperoleh kesempatan itu, sehingga muncul dugaan yang dinilai tidak fair dsb di diknas. Kondisi ini yang perlu dipecahkan bersama, sehingga kedepan pelaksanaan sertifikasi berjalan lebih baik dan dan tidak ada kendala, hal ini yang lagi dicari format yang terbaik, salah satu solusi yang sudah dicoba tahaun 2008 , dimana kouta sertifikasi tidak didasarkan usulan sekolah lagi sebagaimana tahun sebelumnya, akan tetapi berdasarkan pada kouta yang ditetapkan oleh LPMP yang beracu pada usulan dalam mendapatkan NUPTK. Namun demikian berdasar realita ternyata belum semua guru memiliki NUPTK, hal ini yang meninmbulkan masalah, ada guru yang sudah memenuhi syarat, tetapi belum memiliki NUPTK, akibatnya tidak mendapatkan jatah sertifikasi, mereka protes menuntut hak, mereka merasa lebih berhak, keadaan ini membuat pelaksana dilapangan menjadi pusing, mereka tidak mau disalahkan akibat data tidak lengkap, inilah panaroma sertifikasi dikota surabaya.

7. NUPTK merupakan syarat ikut uji sertifikasi.

Nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan merupakan nomor tanda bukti bahwa guru bersangkutan memiliki nomor regester sebagai guru di Indonesia. Guru yang sudah memiliki nomor NUPTK secara formal guru bersangkutan memiliki beberapa kelebihan, antara lain yang paling menonjol adalah berhak memperoleh beberapa tunjangan dan insentif yang diberikan pemerintah, meskipun guru bersangkutan statusnya guru swasta, bahkan ada khabar guru swasta yang sudah mendapatkan NUPTK bakal diangkat menjadi PNS asal yang bersangkutan sudah memenuhi syarat dan sudah tentu ada ijin yayasan. NUPTK merupakan nomor induk guru seluruh indonesia, sebagai nomor induk, maka NUPTK harus dimiliki oleh seorang guru ,apapun statusnya, yang penting adalah nomor ini hukumnya wajib dimiliki oleh guru dimanapun seluruh indonesia. Nomor ini sebenarnya merupakan kemenangan profesi guru, karena secara langsung profesi guru tidak bisa begitu saja diambil alih oleh orang lain yang bukan profesinya, ini merupakan sebuah kemajuan dalam dunia pendidikan, orang tidak lagi seenaknya bisa menjadi tenaga guru kalau belum memiliki nomor ini, kalaupun bisa melakukan pembelajaran, mereka guru tanpa NUPTK akan memperoleh kesulitan dalam peningkatan dan penghembangan diri. Kondisi ini barangkali yang perlu pemikiran lebih jauh tentang bagaimana penegelolaan NUPTK agar tidak ada unsur unsur orang yang tidak bertanggung jawab ikut memperkeruh dan menambah persoalan.

Sebagai nonmor induk, mestinya NUPTK disertai dengan kartu , sebagai tanda bukti bahwa guru bersangkutan sudah terdaftar sebagai guru republik indonesia., kepadanya diberi beberapa hak dan kuajiban sebagaimana aturan yang berlaku

8.Tindak lanjut sertifikasi masih tanda tanya

Sampai tahun 2008 realiasasi sertifikasi dalam bentuk mendapatkan dana 1 kali gaji pokok nampaknya masih belum lancar sebagaimana mekanisme yang sudah diatur Ini tampak belum cairnya dana yang dijanjkan oleh pemerintah dimana bagi guru yang telah berhasil memperoleh hasil uji sertifikasi, berhak mendapatkan tunjamgan profesi sebesar seperti diatas.. Sampai tahun 2008 akan segera direalisasi tunjangan profesi masih misteri, ada info akan dicairkan lebih dulu tunjangan profesi pada guru yang lulus uji portofoliop, sementara guru yang lulus karena PFG belum bisa direalisasi, karena keterbatasan dana,juga sampai hari ini 9 Mei 2008 belum terwujud.

Penyempurnaan mekanisme sertifikasi telah banyak dilakukan, kalau boleh dikatakan sudah mendekati sempurna sehingga perlu dibakukan untuk penanganan sertifikasi lebih lanjut.

Sumber: http://www.dispendik.surabaya.go.id/disdiksite/index.php?det=1&kd=news&id=102

Senyum Manis 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Curhat.
add a comment

Siang ini aku kesiangan, yach jelas kesiangan, namanya aja “siang ini!” hehehehehe… Rencana sich mau ke bank untuk bayar SPP, tapi belum aku beranjak dari tempat tidur, banknya sudah tutup! Yach jadi ditunda sampai besok pagi.

Hari ini q seneng banget, tiap bangun tidur, bibirku pasti tersenyum. Mau tau kenapa?! Gimana bibirku nggak tersenyum, tepat di dinding ujung kakiku, di dinding pertama aku melihat saat bangun tidur, di sana dia sudah menyambut mataku dengan senyuman manisnya, dan itu akan terus berlangsung selama aku tidur di kamarku sendiri. Ooooh so sweet…

Hari ini aku tidak sabar melewati tiap detik yang tersisa untuk menuju detik hari esok. Semoga perjuanganku ini berhasil dan dosa-dosaku terevisi, hehehehehehe kayak ujian skripsi pakek revisi segala. Eh ngomong-ngomong skripsi… jadi deg-deg-degan… karena belum selesai. Tapi tahun ini harus dah kelar! Capek juga harus nunda-nunda kerja.

Yach dah dech to be continue besok yach! see u…

Penantian Yang Pasti 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Aku terbangun dari tidur panjangku

Sepanjang langkah kaki bocah kecil

Saat mataku terbuka

Dia sudah tersenyum menyambutku

Tak sabar menanti kehadirannya

Merpatipun pergi sejenak hutan tandus

Berharap dia kembali

Aku siap menyambutnya dengan harapan dan keyakinan

Sejenak ku terpuruk dengan janji-janji

Lemah tuk mengelak

Tapi itu yang terbaik

Karena penantian yang pasti

Hanya waktu yang berkuasa

Ombak Prasangka 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

niat tidak punya motif tersembunyi

apa lagi motif siasi yang dia inginkan hanyalah keiklasan

mendengar hujahmu lidahku menjadi kelu

dan bila kau berlalu aku hanya mampu merenung

memikirkan keyakinan yg patah diderai ombak prasangka

Hati Berkerudung Mahkota 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisinya.
add a comment

Buat yang meyakini janji Yang Esa

bangku taman

bukanlah pilihan selera menghabisi sisa usia

lantaran rumah Ilahi

sentiasa sudi menerima kunjungan abdi

yang mungkin demikian lama berenang di kolam noda

keindahan ada di mana-mana

bukan hanya di taman bunga

atau di angin sepoi basah yang indah itu

kebenaran yang jelek itu kezaliman

yang ingin kita julang hanya kebenaran

yang ingin kita tentang hanya kezaliman

tiba waktunya lelaki segagah manapun menjadi lesu dan bodoh

bila tiba saat itu

pasrahlah dan ucaplah terima kasih kepada yang memperingatkan

bahawa kita tidak selamanya bisa membusung dada

dan mendongak kepala

bila dunia lebih dicintai dari janji Ilahi

kau akan bisa menyaksikan

ketika usia di hujung senja

masih menjilat lendir noda dengan penuh selera

andai kau bisa melabuhkan bahtera noda ke pangkalan keinsafan

kita bisa sama-sama berkayuh ke muara nan teduh

perjuangannya belum selesai

sebelum hati berkudung mahkota

perjuangannya belum selesai

sebelum kehampaan hati dan putus asa sujud kepadanya!

Pertemuan Matahari dan Bulan 18 Juni 2008

Posted by enengnurul in Puisiku.
add a comment

Dulu…

Q berjalan diantara

Bunga melati bertangkai duri

Menusuri tepi jurang antara

Air dan api

Q jatuh pada pilihan yang rumit

Antara kepercayaan dan keikhlasan

Setiap kuterbuai dengan kelelahan

Q selangkah demi selangakah menaiki anak tangga

Terus terjadi dengan jalan tanpa tepi

Hanya harapan dan hayalan kuatkan niatku

Kini…

Bulan datang tanpa q sadari

Q tertidur tak menghiraukannya

Tapi dia tetap setia menjagaku

Sampai q terbangun dan menyadari kehadirannya

Q menangis atas pertemuan matahari dan bulan

Mereka bertemu jika ditakdirkan

Q tidak menyesali semuanya

Karena rencanaq tidak seagung keputusanNya

Tidak mudah kumendapatkan hatiku

Tidak mudah kumendapatkan air mataku

Tidak mudah kumendapatkan lelahku

Tidak mudah kumendapatkan sakitku

Tapi q yakin mendapatkan keyakinanku atas dirinya!

Badai terberat disaat semua sudah berlalu

Bagaimana pilihan melanjutkan hidup

Dengan yang terbaik dan tersisa

Keikhlasanku disini harus teruji!

Q cukup mengandalkannya

Tapi q belum cukup mengalahkan hatiku

Q optimis dengan keberhasilannya

Tapi q belum yakin dengan resiko terburuk!

Why Not?! 17 Juni 2008

Posted by enengnurul in Taukah Kamu?!.
add a comment

Banyak pasangan takut melakukan seks oral karena, katanya seks oral itu “kotor” dan bisa menimbulkan penyakit kelamin, termasuk HIV dan AIDS. Padahal, bagi sebagian besar orang, seks oral merupakan kenikmatan tersendiri yang sulit dihentikan jika seseorang sedang dalam libido tinggi. Jadi bagaimana, donk? Sebenarnya, seks oral itu aman atau tidak ya? Sebelum menganalisis lebih lanjut, kita perlu tahu terlebih dahulu tentang apa itu seks oral dan serba-serbinya.

Apa Itu Seks Oral?

Menurut Wikipedia, seks oral adalah aktivitas-aktivitas seksual yang mencakup penggunaan mulut, lidah, dan kerongkong untuk merangsang genitalia. Biasanya, seks oral dilakukan sebagai “pembukaan” atau foreplay sebelum bersetubuh (coitus). Seks oral mencakup memberi atau menerima stimulasi oral (seperti menghisap atau menjilat) genitalia, yaitu: penis, vagina, atau anus.

Menurut penelitian, seks oral termasuk aktivitas seks yang sering dilakukan. Seks oral juga bisa dilakukan dalam hubungan heteroseksual maupun homoseksual. Bagi pasangan heteroseksual, seks oral bisa sebagai suatu metode kontrasepsi, dibandingkan aktivitas seksual berupa penetrasi penis ke dalam vagina yang lebih mungkin menyebabkan kehamilan.

Banyak orang tidak menganggap seks oral sebagai suatu aktivitas seksual “yang sesungguhnya” karena tidak terdapat penetrasi penis ke dalam vagina. Oleh karena itu, banyak orang yang menganggap bahwa seks oral dapat menjadi salah satu cara merasakan kenikmatan seksual tanpa kehilangan keperawanan atau keperjakaan.

Apa Benar Seks Oral Pasti Tidak Menyebabkan Hilangnya Keperawanan?

Belum tentu. Walaupun seks oral tidak melibatkan penetrasi penis ke dalam vagina, tetap ada kemungkinan bahwa seks oral menyebabkan hilangnya keperawanan, yang akan terjadi jika aktivitas tersebut (misalnya penetrasi lidah) terjadi sampai merusak/merobek selaput dara wanita.

Apa Saja Bentuk Seks Oral?

Seperti yang telah disebutkan, seks oral merupakan rangsangan dari daerah oral atau mulut terhadap alat genitalia, yang mencakup penis, vagina, dan anus. Oleh karena itu, seks oral dapat dibagi menjadi tiga bentuk, yaitu:

1. Fellatio: kontak antara oral dengan penis, yang dapat berupa mengulum atau menghisap penis. Pada aktivitas seks oral seperti ini, dapat terjadi pertukaran air liur dan air pra-ejakulasi antarpasangan. Fellatio dapat dilakukan bersamaan oleh dua orang sekaligus, terutama apabila aktivitas tersebut dilakukan oleh sesama pria. Istilah ini dikenal sebagai Posisi Seksual 69.
2. Cunnilingus: kontak antara oral dengan area vagina, yang dapat berupa menjilat vagina. Aktivitas ini biasa ditujukan untuk merangsang daerah vagina yang paling peka terhadap rangsangan, yaitu clitoris.
3. Anilingus: kontak antara oral dengan anus.

Bisakah Seseorang Tertular Penyakit Melalui Seks Oral?

Jawabannya: bisa. Seks oral, baik berupa menerima maupun memberi rangsangan seks oral dapat menyebabkan transmisi atau penularan penyakit seksual (Sexually Transmitted Disease/STD). Beberapa contoh penyakit yang dapat menular melalui seks oral adalah herpes (baik herpes tipe 1 pada mulut, maupun herpes tipe 2 pada genitalia), Gonorrhoea dan Chlamydia (yang dapat menginfeksi kerongkongan), Syphilis (yang dapat menular jika pada mulut orang yang berkontak dengan genitalia terdapat sobekan luka sehingga virus dan bakteri dapat masuk ke dalamnya), infeksi gastrointestinal (dapat terjadi bila mulut berkontak dengan anus), Hepatitis A (menular melalui anilingus karena virusnya terdapat dalam feces), Hepatitis B dan Hepatitis C (menular karena kontak dengan cairan seksual dan darah penderita), dan HIV.

Penularan HIV selama seks oral juga terjadi seperti pada penularan Hepatitis B dan C, yaitu melalui kontak dengan cairan penderita seperti semen, cairan vagina, dan darah. Resiko ini diperbesar karena adanya luka, sobekan, radang, atau ulcus pada mulut atau kerongkongan.

Wah, Seram… Seberapa Besar Kemungkinan Kita Tertular HIV Bila Melakukan Seks Oral?

Resiko penularan HIV dari pasangan yang terinfeksi melalui seks oral jauh lebih kecil dibandingkan melalui seks anal ataupun vaginal. Namun demikian, ada beberapa faktor tambahan yang dapat mempermudah resiko penularan HIV melalui seks oral, seperti: ulcus pada mulut, radang, luka pada alat genital, tindikan pada genitalia atau oral, dan keberadaan penyakit menural seksual lainnya. Oleh karena itu, resiko penularan HIV melalui seks oral bisa ditekan apabila dilakukan saat tidak terdapat lesi dalam mulut atau alat genitalnya.

Kalau Begitu, Sudah Tidak Ada Lagi Penyakit Lain Yang Mungkin Bisa Terjadi Lewat Seks Oral, kan?

Tidak juga. Selain penyakit-penyakit yang tersebut di atas (atau penyakit menular seksual), penelitian juga menemukan bahwa seks oral dapat menyebabkan kanker daerah kepala dan leher, khususnya kanker kerongkongan. Hal ini dipercaya dapat terjadi karena adanya transmisi human papillomavirus (HPV), virus yang menjadi penyebab utama kanker cervical. New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa selain karena rokok dan alkohol, orang yang memiliki lebih dari satu pasangan seks oral selama hidupnya memiliki resiko ganda terhadap kanker kerongkongan dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan seks oral.

Aduh, Apakah Tidak Ada Cara untuk Mencegah Penularan Penyakit-penyakit Itu?

Untuk lebih mengurangi resiko penularan penyakit-penyakit tersebut, para pakar kedokteran menyarankan orang untuk menggunakan kondom apabila melakukan seks oral dengan pasangan yang memiliki penyakit menular seksual, atau yang status keberadaan penyakit menular seksualnya tidak jelas. Saat ini telah banyak tersedia kondom dengan berbagai rasa bagi mereka yang tidak menyukai ‘rasa’ latex atau spermisida.

Untuk cunnilingus dan anilingus, plastik pembungkus makanan, kondom yang dibuka, atau pelindung gigi berupa latex berbentuk kotak tipis dapat dijadikan sebagai pelindung dalam mencegah transmisi HIV dan penyakit menular seksual lainnya.

Selain itu, orang yang sedang memiliki lesi atau luka di daerah oral maupun genital, sebaiknya juga tidak melakukan seks oral karena mempermudah tertularnya penyakit. Usahakan pula untuk tidak menelan sperma. Sebenarnya, sperma mengandung protein yang tidak membahayakan bagi tubuh. Namun demikian, sperma bisa juga mengandung kuman, bakteri, atau virus patogen yang dapat menularkan penyakit. Jadi sebisa mungkin menelan sperma tetap harus dihindari, termasuk juga menelan cairan vagina, darah, maupun cairan tubuh lainnya.

Menjaga kebersihan mulut dan alat kelamin adalah hal yang paling utama dalam mencegah penularan penyakit melalui seks oral. Namun demikian, menyikat gigi kuat-kuat atau menggunakan dental floss tepat sebelum atau sesudah melakukan seks oral dapat meningkatkan resiko penularan, karena hal-hal tersebut dapat menyebabkan lesi kecil pada mulut yang tidak disadari. Lesi ini, walaupun merupakan lesi mikroskopik, dapat meningkatkan resiko penularan penyakit.

Jadi Kesimpulannya…

Sebenarnya resiko penularan penyakit melalui seks oral lebih rendah dibandingkan dengan seks per vaginal atau anal. Namun demikian, tindakan-tindakan pencegahan seperti penggunaan kondom juga harus diperhatikan. Sama seperti aktivitas seksual lainnya, resiko penularan penyakit melalui seks oral bisa dikurangi dengan melakukannya secara monogami dan dengan orang yang tidak memiliki penyakit menular seksual. Dr. Anita Gunawam, SpAnd, Spesialis Andrologi dan Konsultasi Seksual RSPP, juga menekankan pada pentingnya menjaga kebersihan alat kelamin dan mulut. Hindarii melakukan seks oral apabila sedang terdapat luka di daerah oral maupun genital.

Apabila seluruh persyaratan di atas terpenuhi, niscaya resiko penularan penyakit seksual melalui hubungan seks secara oral dapat diminimalisir. So, oral sex, why not?

Sumber: http://setengahbaya.info/2008/02/21/oral-sex/

Pengawet Hubungan 17 Juni 2008

Posted by enengnurul in Taukah Kamu?!.
add a comment

Sering kali saya menemukan,ternyata banyak muda mudi yang sering bertengkar ketika mereka pacaran.yang selalu berakhir sdengan putusnya hubungan yang telah mereka bina sejak lama.dari hal ini gue punya tips-tips tertentu buat mempererat hubungan kalian dengan pasangan hidup kalian.hubungan kalian bias menjadi lebih kuat daripada sebelumnya.

  1. Cowok:

Bagi cowok,lakukanlah usaha-usaha untuk mendapat simpati si dia dengan cara-cara yang baik.jangan terlalu ambisius,seperti orang yang sedang mencari-cari kemenangan.karena jika dilakukan seperti itu,justru dapat membuat dia takut dan menjauhi kamu.

Cewek:

Bagi para cewek,jika pacar kamu sedang ada masalah,kamu jangan menjauhkan diri dari dia.karena selain orangtua,hanya kamulah pendorong semangat hidup dalam dirinya.kalau pcar kamu lagi males,kamu bisa memberikan godaan-godaan kecil.

  1. Jika      sedang ada masalah,buanglah ego masing-masing.bukan saatnya untuk menang      sendiri dan saling menyalahkan.hal tersebut bisa menyebabkan putusnya      jalinan cinta.lebih baik fokuskan pikiran & tenaga pada jalan keluar      masalah itu.coba diskusikan dengannya.jadikanlah masalah yang muncul      sebagai masalah bersama sehingga harus dipecahka bersama-sama pula.
  2. Kalau      badai menerpa hubunganmu & sulit untuk ditangani berdua,tidak ada      salahnya minta bantuan konsultasi ke org lain,bisa teman dekat atau      keluarga.
  3. Ketika      dia melakukan sesuatu untukmu,coba perhatikan usahanya.meski mungkin belum      berkenan di hatimu,ungkapkan penghargaan atas apa yang sudah dia lakukan.
  4. Ternyata      coklat tidak hanya bagus untuk membangkitkan mood yang sedang buruk,namun      juga ampuh sebagai afrodisiak untuk memanaskan hubungan asmara dengan pasangan anda.

Gua juga punya motivasi untuk kehidupan,yang bisa untuk anda ambil intinya.

  1. orang-orang      menjadi luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa      melakukan sesuatu.saat mereka percaya pada diri mereka sendiri,mereka      memilki rahasia kesuksesan (Norman Vincent Peale)
  2. Sebagaian      orang mengatakan kesempatan hanya dating satu kali.otu tidak      benar.ksempatan itu selalu dating.tetapi anda harus siap menanggapinya      (Louis Lamour)
  3. Saat      salah satu pintu kebahagiaan tertutup,pintu yang lain terbuka.seringkali      kita terpaku bagitu lama pada pintu yang tertutup seingga tak melihat yang      telah terbuka untuk kita (H.Keller)
  4. Kemenangan      adalah saat dimana kita dapat melawan suatu kegagalan & mengatasi      musibah.saat dimana kita merasa sangat terpuruk namun kita mampu berjuang      melawan semua cobaan itu.

Sumber: http://lovechemycal.blogs.friendster.com/lovechemycal_blog/2007/11/_bagaimana_cara.html